Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengakui pihaknya telah membentuk tim sebagai upaya mengantisipasi kebijakan deportasi massal imigran bermasalah yang dicanangkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kemenham, sambungnya, siap membentu Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Imigrasi untuk memastikan pelindungan terhadap warga negara Indonesia (WNI).
Bagi Pigai, keputusan politik Trump harus diantisipasi lebih awal. Sebab, bukan tidak mungkin ada WNI yang bakal terdampak kebijakan tersebut. Menurut Pigai, pihaknya sudah mendapatkan informasi bahwa ada WNI di Amerika Serikat yang sudah mulai resah, terutama mereka yang memiliki masalah terahdap surat keimigrasiannya.
"Jadi kami sudah bentuk tim. Namanya Tim Perlindungan Warga Negara melalui Dirjen Pelayanan dan Kepatuhan yang nanti bisa ikut membantu Kemlu dan berkoordinasi dengan Kementerian Imigrasi juga," ujar Pigai lewat keterangan tertulis, Jumat (24/1).
Ia mengatakan, tidak sedikit WNI yang tinggal di Amerika Serikat dengan status kependudukan bermasalah. Contohnya, sambung Pigai, WNI yang menetap dengan bermodal visa turis atau menggunakan modus pencari suaka politik, tapi ternyata dokumennya palsu.
"Ini kejadiannya ada yang terkait WNI kita juga. Jadi kami ingin memastikan sebelum ini terjadi, kita antisipasi lebih awal," jelasnya.
Presiden Trump yang dilantik pada Senin (20/1) menegaskan kembali janji kampanye politiknya untuk melakukan deportasi yang disebutnya sebagai terbesar dalam sejarah. Pada hari pertamanya berkantor, ia melakukan pengetatan sektor imigrasi. (Tri/P-3)
Militer AS kembali meluncurkan serangan mematikan terhadap kapal terduga pengedar narkoba di Samudra Pasifik. Korban tewas dalam operasi ini mencapai 121 orang.
Ghislaine Maxwell menolak menjawab pertanyaan Komite Pengawas DPR AS terkait skandal Jeffrey Epstein. Ia justru gunakan momen ini untuk mengincar pengampunan.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
BINTANG global asal Puerto Rico, Bad Bunny, sukses menyulap panggung Super Bowl 2026 di California menjadi pesta jalanan raksasa.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
Taipan media Jimmy Lai dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas tuduhan keamanan nasional. Dunia internasional kini menanti langkah Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved