Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengakui pihaknya telah membentuk tim sebagai upaya mengantisipasi kebijakan deportasi massal imigran bermasalah yang dicanangkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kemenham, sambungnya, siap membentu Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Imigrasi untuk memastikan pelindungan terhadap warga negara Indonesia (WNI).
Bagi Pigai, keputusan politik Trump harus diantisipasi lebih awal. Sebab, bukan tidak mungkin ada WNI yang bakal terdampak kebijakan tersebut. Menurut Pigai, pihaknya sudah mendapatkan informasi bahwa ada WNI di Amerika Serikat yang sudah mulai resah, terutama mereka yang memiliki masalah terahdap surat keimigrasiannya.
"Jadi kami sudah bentuk tim. Namanya Tim Perlindungan Warga Negara melalui Dirjen Pelayanan dan Kepatuhan yang nanti bisa ikut membantu Kemlu dan berkoordinasi dengan Kementerian Imigrasi juga," ujar Pigai lewat keterangan tertulis, Jumat (24/1).
Ia mengatakan, tidak sedikit WNI yang tinggal di Amerika Serikat dengan status kependudukan bermasalah. Contohnya, sambung Pigai, WNI yang menetap dengan bermodal visa turis atau menggunakan modus pencari suaka politik, tapi ternyata dokumennya palsu.
"Ini kejadiannya ada yang terkait WNI kita juga. Jadi kami ingin memastikan sebelum ini terjadi, kita antisipasi lebih awal," jelasnya.
Presiden Trump yang dilantik pada Senin (20/1) menegaskan kembali janji kampanye politiknya untuk melakukan deportasi yang disebutnya sebagai terbesar dalam sejarah. Pada hari pertamanya berkantor, ia melakukan pengetatan sektor imigrasi. (Tri/P-3)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran tetap dipersilakan berpartisipasi pada Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, meski konflik Timur Tengah memanas.
Ia juga menegaskan Iran tidak memiliki niat untuk terlibat konflik dengan negara-negara di kawasan.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Militer AS menghancurkan belasan kapal ranjau Iran di Selat Hormuz. Sementara itu, Israel meluncurkan gelombang serangan udara ke Teheran dan Libanon.
Presiden Donald Trump umumkan proyek America First Refining di Brownsville, Texas. Investasi jumbo US$300 miliar ini diklaim jadi kilang baru pertama AS dalam 50 tahun.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menuduh Iran menembakkan rudal dari sekolah dan rumah sakit. Ia menegaskan AS tidak akan terjebak dalam perang tanpa akhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved