Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro kabur dari kejaran wartawan seusai rapat tertutup selama tiga jam di Komisi X DPR, Kamis (23/1). Dia tak menjawab satu pun pertanyaan yang dilontarkan awak media.
Pantauan Metrotvnews.com, Satryo tidak melewati pintu utama ruang Komisi X. Dia mengelabui awak media yang sudah menunggu di pintu tersebut dengan keluar dari ruangan Sekretariat Komisi X.
Satryo diberondong berbagai pertanyaan. Mulai dari isi rapat, kasus pemberhentian ASN, serta terkait dengan tunjangan kinerja (tukin) untuk dosen yang belum dibayar pemerintah.
Satryo terus berjalan menuju mobilnya. Dia melenggang pergi tanpa berbicara apapun.
Sebelumnya, Komisi X DPR akan menggelar rapat tertutup dengan Satryo untuk membahas soal pemberhentian ASN Kemendikti-Saintek. Rapat sengaja digelar tertutup karena dinilai supaya Satryo blak-blakan.
"Karena banyak hal yang sebaiknya dibahas secara terbuka di internal kalau terbuka kan nggak jadi blak-blakan," kata Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian di Kompleks Parlemen.
Sebelumnya, ratusan pegawai ASN di Kemendikti-Saintek melakukan unjuk rasa di depan Gedung D, Kemendikbud-Saintek, Senin, 20 Januari 2025. Para pendemo menyuarakan protes atas tindakan pemecatan yang tidak prosedural dan semena-mena oleh Kemendikti-Saintek terhadap sejumlah ASN.
Tak hanya terkait pemecatan, Satryo juga didemo karena disebut sering bersifat arogan.
Dalam aksi unjuk rasa, para pegawai menggunakan pakaian berwarna hitam dan membentangkan sejumlah spanduk protes. Salah satu spanduk bertuliskan "Institusi Negara Bukan Perusahaan Pribadi Satryo dan Istri".
Di tempat terpisah, Satryo akhirnya menanggapi aksi demonstrasi yang dilakukan ratusan pegawainya tersebut. Satryo membantah bahwa demonstrasi tersebut adalah terkait dirinya, demonstrasi tersebut Satryo merupakan aksi ketidakpuasan atas mutasi besar-besaran yang tengah dilakukannya di Kemendikti Saintek.
"Tidak ada sama sekali, tidak benar (arogansi dan kesewenang-wenangan). Demo karena ada yang tidak senang dengan mutasi besar-besaran," kata Satryo seusai menghadiri pelantikan Rektor Institut Teknologi Bandung periode 2025-2030, di kampus ITB, di Bandung, Senin, 20 Januari 2025. (P-5)
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengungkap arahan Presiden Prabowo agar perguruan tinggi memperkuat riset dan inovasi berbasis sains.
Workshop ini merupakan bagian dari upaya Kemdiktisaintek untuk memperluas akses pengetahuan sains dan teknologi kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto, mendorong setiap pimpinan perguruan tinggi untuk membantu pemerintah dalam menangani permasalahan di daerah.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali menggelar Anugerah Diktisaintek 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada para pemangku kepentingan.
Program tersebut nantinya jika memang memberikan dampak yang nyata akan dibuatkan sebagai program nasional oleh pemerintah.
KEMENTERIAN Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) enggan mengomentari aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menuju Polda Metro Jaya.
WAKIL Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti-Saintek), Stella Christie mengingatkan kepada para penerima beasiswa agar memanfaatkan networking.
“Jadi dalam sains, duplikasi yang dimaksud bisa bekerja pada topik yang sama namun dengan sudut pandang yang berbeda,”
KOMITMEN mempercepat sinergi investasi hilirisasi dan pengembangan sumber daya manusia kembali ditekankan Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI).
Akreditasi dengan status terbaik pada Perguruan Tinggi akan berkorelasi pula dengan capaian akreditasi program studi.
Walaupun AI berkembang dengan pesat, terdapat 3 hal yang belum dimiliki oleh AI, yaitu kreativitas, optimisme, dan hati nurani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved