Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, menjelaskan peran TNI dalam memberantas judi online. Sjafrie mengungkapkan TNI merupakan alat pertahanan negara.
Ia mengatakan TNI bukan garda terdepan dalam pemberantasan judi online. Namun, TNI berada dalam posisi memberi dukungan dalam pemberantasan judi online
"Apa yang diteruskan, dilanjutkan oleh TNI dalam rangka mendukung pemberantasan judi online itu itu tidak berada di garis depan, tapi support memberi dukungan kepada law enforcement," kata Sjafrie di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (25/11).
Maka dari itu, Sjafrie menegaskan TNI ke depannya tidak akan tampil sebagai garda terdepan dalam pemberantasan judi online. Ia mengatakan TNI akan menjelaskan tugas pokoknya sebagai penegak kedaulatan negara dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Jadi jangan disalahartikan TNI seolah-olah akan tampil untuk memberantas judi online. Tapi yang pastinya adalah moril kita mendukung untuk pemberantasan judi online. Itu yang saya sampaikan dan juga dilaksanakan oleh panglima TNI," tambahnya.
Sebelumnya, anggota Komisi I DPR RI Sukamta mendorong pemerintah melibatkan TNI dalam memberantas maraknya judi online (judol). Ia juga meminta setelah dilibatkan nantinya, sebagian aset judol yang disita diberikan kepada TNI.
Hal itu disampaikan Sukamta saat rapat kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Pertahanan (Menhan) dan Panglima TNI Agus Subiyanto di Gedung Nusantara II DPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (25/11).
Sukamta meyakini TNI bisa dilibatkan dalam memberantas praktik judol bila dilibatkan. Ia mendorong Menhan Sjafrie Sjamsoeddin untuk mengusulkan hal tersebut ke Presiden Prabowo Subianto.
"Saya yakin yang bisa mengatasi itu hanya TNI kalau TNI serius diterjunkan, enggak susah itu menggulungnya. Nah saya berharap betul mudah-mudahan Pak Menhan bisa lobi kepada presiden, mudah-mudahan presiden menugaskan TNI untuk menyelesaikan judol ini," kata Sukamta.
Sukamta menjelaskan, perputaran uang dari praktik judol di Indonesia mencapai Rp900 triliun per 2023. Angka itu jauh di bawah anggaran TNI yang hanya Rp165 triliun. Ia berharap ketika TNI dilibatkan nantinya dan mampu mengatasi judol, sebagian asset yang disita bisa dihibahkan ke TNI. Menurutnya, aset yang disita itu bisa dipakai untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI.
"Tapi saya berharap mudah-mudahan kalau itu ditugaskan nanti Pak, 20% omset yang digerebek itu dikasihkan TNI, untuk kesejahteraan anggota. Kalau Rp900 triliun 20% ya itu Rp180 triliun melebihi dari anggaran APBN," tandasnya. (P-5)
EMPAT warga Desa Galanggang, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, ditangkap lantaran berperan sebagai operator customer service (CS) situs judi online (judol) yang terhubung ke Kamboja.
Para tersangka bekerja sebagai CS dengan tugas menerima keluhan konsumen, memberikan akses situs judi online, serta menangani masalah terkait proses top up
ANGGOTA Komisi III DPR RI, Martin Daniel Tumbelaka, mengapresiasi keberhasilan Bareskrim Polri dalam membongkar sindikat perjudian daring yang mengoperasikan 21 situs.
Polymarket membuat marah beberapa penjudi. Soalnya, Polymarket menyatakan bahwa mereka tidak akan menyelesaikan taruhan senilai jutaan dolar pada invasi AS ke Venezuela.
Bareskrim Polri tangkap 5 tersangka judi online yang mengoperasikan 21 situs melalui 17 perusahaan fiktif.
Polri membongkar jaringan judi online nasional dan internasional dengan total uang dan aset yang disita mencapai Rp96,7 miliar dari puluhan rekening.
YAYASAN Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyebut TNI semakin terlibat dalam politik dan bisnis sejak Prabowo Subianto menjadi Presiden RI.
DIREKTUR Eksekutif Human Studies Institute (HSI) Rasminto mengatakan perlu pengawasan yang kuat dari legislatif agar peran militer di luar sektor pertahanan tidak bisa dilakukan berlebihan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved