Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PUTRA residen pertama RI Soekarno (Bung Karno), Mohammad Guntur Soekarnoputra, menepis bahwa ayahnya menyimpan berton-ton emas pada salah satu bank di Swiss. Hal itu dijelaskan dalam buku yang baru saja diluncurkannya berjudul Sangsaka Melilit Perut Megawati.
"Bohong (simpan berton-ton emas)," kata Guntur di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (3/11).
Guntur mengatakan bahwa jangan menganggap Bung Karno sosok presiden kaya raya. Dia pernah ke Swiss dan melihat bank disana tak bakal muat menyimpan berton-ton emas.
"Itu ruang penyimpanan uang di Swiss itu enggak akan muat mau diisi emas segitu banyak. Jadi saya pikir ini bohong semua ini," ucap Guntur.
Menurut Guntur, dia juga pernah didatangi oleh seseorang yang ingin membuktikan membawa emas milik Bung Karno. Namun, emas itu palsu dan berisi besi.
"Nah emas itu kemudian di depan pialang itu yg bawa, lihat saya bawa gergaji besi, dia mulai grogi, 'mau diapain?' Sudah lah, diam kamu, saya potong saya gergaji, ternyata lapisannya di luar itu memang sepuhan emas, tapi di dalamnya itu besi, besi kancur. Nah kan saya kesal, saya bilang sama dia, saya lempar ke dadanya dia, go to hell your emas," ujar Guntur.
Peluncuran buku berjudul Sangsaka Melilit Perut Megawati turut dihadiri sejumlah tokoh. Beberapa diantaranya Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden (Wapres) ke-6 RI Try Sutrisno, serta pasangan cagub dan cawagub Jakarta 2024, Pramono Anung dan Rano Karno. (Fah/I-2)
ADA sejumlah kalangan, terutama aktivis hak-hak asasi manusia, sangat kecewa dengan sikap Muhammadiyah yang menyetujui pemberian gelar pahlawan pada mantan Presiden Soeharto.
Dari tujuh presiden Indonesia, lima di antaranya pernah berpidato di Sidang Umum PBB, yakni Soekarno, Soeharto, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo.
Al Barghouti juga mengenang kedekatan sejarah kedua bangsa dan berharap Indonesia terus ikut memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Awalnya proklamasi kemerdekaan RI direncanakan di Lapangan Ikada. Namun, Soekarno memutuskan membacakannya di rumah. Ini alasan di balik keputusannya.
DALAM rangka memperingati Bulan Bung Karno, organisasi sayap PDI Perjuangan, Banteng Muda Indonesia (BMI) menggelar Soekarno Padel Open 2025, Sabtu (28/6).
JIKA kita mengikuti berita-berita dari luar negeri, khususnya mengenai perlakuan Israel terhadap Palestina, hati kita sebagai pendukung historis Palestina menjadi kesal dan mendongkol.
Lepas dari mana yang benar, yang pasti para korban bencana baik di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat bahkan sebagian kecil di Jawa, mereka semua saat ini memerlukan bantuan
SABTU sore itu, layar kaca menyajikan sebuah tayangan dokumenter tentang sejarah bangsa.
Penulis tidak habis pikir bagaimana oleh Vietnam, Indonesia harus menerima kekalahan yang tidak seharusnya terjadi, 1-0.
Menghadapi kenyataan adanya perang Iran-Israel saat ini, penulis sebagai eksponen Patriot Soekarnois belum melihat adanya sikap tegas dari pemerintah terhadap perang tersebut.
JUDUL tulisan di atas ialah tesis Bung Karno mengenai perkembangan kapitalisme dalam garis hidupnya bila dalam situasi 'niedergang' (menurun).
GUNTUR Soekarno baru saja menutup pameran fotonya bertajuk Gelegar Foto Nusantara Potret Sejarah dan Kehidupan oleh Guntur Soekarno.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved