Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melaporkan Eks Sekjen PKB Lukman Edy terkait pencemaran nama baik dan ujaran kebencian. Menyikapi laporan tersebut, Lukman Edy mengungkapkan dirinya siap apabila dipanggil dan dimintai keterangan.
"Memang, (saya menduga) Cak Imin secara sistematis bukan hanya DPP, tetapi juga DPW dan DPC untuk mengadukan saya ke polisi. Cak Imin menggeser wilayah perdebatan internal partai politik dengan melibatkan lembaga luar, lembaga kepolisian," kata Lukman di Jakarta, Selasa (6/8).
"Saya kira situasi Cak Imin ini panic situation. Sehingga melibatkan hal-hal seperti itu. Bagi saya tidak apa-apa untuk menggeser pertarungan itu di kepolisian. Kesempatan bagi saya untuk memberikan informasi sebanyak-banyaknya yang lebih konkret , lebih jelas," tambah Lukman.
Baca juga : Kiai Sepuh Perlu Turun Tangan Tengahi Konflik PBNU-PKB
Lebih lanjut, Lukman meminta agar ada kesempatan untuk beradu pendapat antara dirinya dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin soal pernyataan yang disampaikan Lukman di PBNU beberapa waktu lalu.
"Tetapi menurut saya belum habis, belum hilang waktunya. Kalau mau tarung, kita bertarung di muktamar. Ayo," ujarnya.
Dia mengaku memiliki data dan informasi yang lengkap terkait pernyataannya di PBNU, terutama soal minimnya kewenangan dewan syuro dalam langkah politik PKB.
Baca juga : PBNU Panggil Sekjen PKB untuk Dimintai Keterangan
"Apa tuduhan-tuduhan saya berkenaan dengan berkurangnya fungsi dewan syuro, tuduhan terkait tata kelola keuangan yang tidak transparan dan akuntabel, jawab di muktamar. Kita lihat respons cabang dan wilayah," kata Lukman.
"Jadi tuduhan kalau mau jantan, mari kita bertarung di muktamar. Cak Imin silakan menyalonkan diri jadi ketum lagi. Saya juga mau mencalonkan diri jadi ketum (PKB)," pungkasnya.
Diketahui, selain dilaporkan DPP PKB terkait dugaan pencemaran nama baik atau ujaran kebencian, kini Lukman Edy dilaporkan juga oleh pengurus DPW PKB Jawa Barat terkait kasus yang sama ke Polda Jabar. Mantan sekjen PKB itu dinilai telah menyebarkan fitnah kepada kader PKB dan pimpinan PKB Muhaimin Iskandar. (P-2)
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menghadiri puncak peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, membeberkan alasan fundamental di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto melibatkan Indonesia dalam Board of Peace.
KETUA Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan pesan mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto terkait Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza.
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan dengan puluhan pimpinan organisasi Islam dan tokoh pondok pesantren dari berbagai daerah pada hari ini.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perwakilan sejumlah organisasi masyarakat Islam, termasuk PBNU, Muhammadiyah, dan MUI, ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta.
Ketidakhadiran sejumlah tokoh penting dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) 100 Tahun Masehi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istora Senayan.
PENGASUH dari Pondok Pesantren Denanyar Jombang Abdussalam Shohib atau akrab disapa Gus Salam mengatakan kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono seharusnya tidak menjadi laporan pidana.
Polemik ini berawal dari usulan gelar pahlawan nasional kepada Guru Tua yakni Habib Idrus bin Salim Aljufri sekaligus pendiri Alkhairaat.
DALAM beberapa pekan terakhir, muncul perbincangan hangat terkait dengan keinginan warga Indonesia untuk pindah ke luar negeri
Pentingnya bagi PWNU Jawa Timur merancang program-program yang memiliki dampak nyata dan signifikan bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan mulai diberlakukan pada Senin 6 Januari 2025 dinilai memberikan banyak manfaat.
KETUA Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta Muhyidin Ishaq mengaku siap mendukung Pramono Anung-Rano Karno
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved