Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Negara Republik Indonesia (Polri) memiliki peran penting dalam masyarakat, terutama dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain itu, Polri selalu siap sedia melayani masyarakat dalam menangani berbagai masalah yang mungkin saja tiba-tiba muncul.
Polri berperan sebagai pelindung dalam setiap kegiatan masyarakat, baik yang bersifat rutin maupun dalam situasi darurat, seperti tindakan anarkis. Mereka juga berfungsi sebagai penengah dalam penyelesaian konflik antar warga atau desa, untuk mencegah perpecahan yang bisa mengganggu ketertiban sosial.
Baca juga : 1 Juli, Hari Bhayangkara: Sejarah, Tugas Pokok, Tema, dan Makna dari Lambang Polri
Bagi masyarakat, Polri telah dianggap sebagai seseorang yang berdedikaai dalam memberikan perlindungan dan menjaga mereka dari tindakan kriminal serta ancaman terhadap keamanan.
Selama menjalankan tugasnya, Polri aktif akan terlibat langsung dengan masyarakat, memberikan rasa aman, dan berbaur dengan warga yang dilindunginya.
Selain itu, Polri juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya perlindungan diri, bahaya narkotika, serta menjaga perilaku yang baik di lingkungan sekitarnya. Mereka mengajak masyarakat untuk aktif beperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka sendiri.
Baca juga : Ucapan Selamat Hari Bhayangkara dari Tokoh dan Selebritas
Berikut beberapa contoh nyata peran Polri dalam masyarakat:
Polri bertanggung jawab dalam penegakan hukum untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Mereka menangani kasus-kasus kriminal seperti pencurian, kekerasan, dan narkotika.
Polri berperan dalam pelayanan publik seperti pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), pengamanan acara-acara umum, dan memberikan bantuan saat bencana alam.
Baca juga : Polisi Kerahkan 2.959 Personel Amankan Pesta Rakyat di Monas saat HUT Bhayangkara
Selain menangani kasus kriminal, Polri juga aktif dalam upaya pencegahan kriminalitas, misalnya patroli rutin di daerah yang rawan akan kejahatan.
Polri juga berperan dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang keamanan, bahaya narkotika, dan upaya pencegahan kejahatan.
Dalam penanganan lalu lintas, Polri bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan pengguna jalan raya dan mengurangi kecelakaan lalu lintas.
Polri turut berperan dalam menangani konflik sosial di dalam masyarakat, seperti demonstrasi atau kerusuhan, untuk menjaga agar situasi tetap aman dan kondusif.
Terakhir, Polri juga terlibat dalam kegiatan komunitas untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat, seperti program-program kepolisian yang melibatkan partisipasi aktif dari warga. (Z-3)
Memperingati Hari Bhayangkara ke-78, Polri menegaskan komitmen penegakan hukum tanpa pandang bulu, termasuk tindakan tegas terhadap anggota yang melanggar hukum.
Hoegeng Iman Santoso adalah salah satu tokoh paling terkenal dalam sejarah Polri. Hoegeng dikenal dengan kejujuran dan dedikasi yang tak tergoyahkan.
Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar, mendorong Polri untuk memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder dan masyarakat dalam rangka HUT Polri ke-78.
Memperingati Hari Bhayangkara, Kapolda NTT Irjen Daniel Silitonga membagikan 5 ponsel.
Memperingati Hari Bhayangkara ke-78, yuk mengenal kesatuan yang ada di dalam tubuh Polri.
Perayaan Hari Bhayangkara kian keren dengan ucapan selamat menggunakan twibbon. Berikut beberapa twibbon yang menarik dan bisa digunakan.
SEJUMLAH kementerian dan lembaga negara membahas penguatan moderasi beragama.
Lapas Kelas I Cipinang bergerak cepat menjalin koordinasi dengan Bareskrim Polri untuk mengusut dugaan pengendalian peredaran vape etomidate yang melibatkan warga binaan.
KNAI mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden demi menjaga independensi dan stabilitas keamanan nasional.
USAI meninggalnya seorang anak di Kabupaten Ngada, Polri menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah ke sejumlah wilayah terpencil di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Terdapat perbedaan fundamental dalam doktrin kerja antara kepolisian dan militer yang tidak dapat dicampuradukkan dalam menghadapi ancaman terorisme di ruang sipil.
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved