Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Gerindra menegaskan bahwa presiden terpilih Prabowo Subianto serius untuk menggarap presidential club atau pembentukan klub kepala negara.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menerangkan gagasan tersebut sudah disampaikan dan didiskusikan oleh Prabowo sejak 2014 silam.
“Wacana itu sudah sering didiskusikan dengan kami terutama kader-kader partai Gerindra sejak bertahun-tahun lalu. Saya ingat betul mungkin sekitar tahun 2014, pak Prabowo pernah sampaikan ide tersebut,” ungkap Habiburokhman, Senin (6/5).
Baca juga : Pembentukan Presidential Club Dinilai Bakal Menemui Hambatan
“Presidential club ini untuk mengakomodir para presiden yang pernah menjabat, bahkan Beliau tidak menyebut mantan presiden, karena presiden itu jabatan yang tidak ada bekasnya, jadi periodenya saja yang disebut Beliau,” tambahnya.
Habib menyebut nantinya seluruh presiden, baik presiden ketujuh, keenam atau kelima, akan dimintai pendapatnya. Soal komunikasi, Habib mengeklaim berjalan dengan lancar, baik itu dengan pihak Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo.
“Kalau teman-teman tanyakan khusus soal dengan Ibu Mega, banyak hal yg gk bisa saya beri tahu detail dan terbuka dulu tapi secara umum hubungannya baik banget dan prospeknya baik banget. Ini yang perlu saya sampaikan,” tandasnya.
Baca juga : Presidential Club Jadi Misi Khusus Damaikan Hubungan Para Presiden Terdahulu
Adapun presidential club sebagai forum agar para pemimpin terdahulu dapat bertemu secara rutin. Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto menginginkan para pemimpin di Indonesia bisa guyub untuk memajukan sebuah bangsa.
Juru bicara Menteri Pertahanan (Menhan), Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan presidential club bukanlah institusi, melainkan istilah.
"Presidensial Club itu istilah saya saja, bukan institusi. Esensinya Pak Prabowo ingin para mantan presiden bisa tetap rutin bertemu dan berdiskusi tentang masalah-masalah strategis kebangsaan. Sehingga terjaga silaturahmi kebangsaannya dan menjadi teladan bagi kita semua," ujar Dahnil saat dikonfirmasi, Jumat, 3 Mei 2024.
(Z-9)
Presiden Prabowo Subianto dan Raja Charles III menunjukkan sisi hangat diplomasi internasional saat berdiskusi soal konservasi lingkungan sambil menikmati secangkir teh hangat
Jikalahari menilai langkah Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan sumber daya alam (SDA) di Sumatra merupakan koreksi awal penggunaan hutan yang mengesampingkan lingkungan
KLH menjalankan penegakan hukum lingkungan menyusul keputusan Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan yang menyebabkan bencana banjir di sumatra
LBH Padang menuntut payung hukum tegas seperti Keppres dalam pencabutan 28 izin lingkungan oleh Presiden Prabowo Subianto agar lahan tidak jatuh ke tangan BUMN atau aparat.
PRESIDEN Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan setelah bencana banjir Sumatra. LBH Padang Adrizal mengingatkan agar memastikan lahan bekas konsesi tak dialihkan
LBH Padang menyoroti langkah Presiden Prabowo Subianto yang mencabut izin 28 perusahaan setelah bencana banjir Sumatra tak boleh hanya pencitraan atau lip service negara
SBY siap duduk bersama dengan Megawati Soekarnoputri membahas masalah kebangsaan melalui Presidential Club.
KETUA Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyambut baik soal wacana presiden terpilih Prabowo Subianto yang berencana membuat perkumpulan presiden terdahulu atau Presidential Club.
Presidential Club adalah gagasan awal untuk mewujudkan silaturahmi antara presiden terdahulu
POLITIKUS PDI Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno merespons wacana Presidential Club diformalkan layaknya Dewan Pertimbangan Agung (DPA).
Rencana pembentukan presidential club dinilai baik untuk keberlanjutan pembangunan
Diyakini akan muncul gagasan yang dibutuhkan bangsa dari Presidential Club.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved