Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Para caleg di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah VI yang memiliki kesempatan lolos menjadi anggota DPR RI sudah mulai terlihat. Dari beberapa nama yang muncul, terdapat artis Nafa Urbach. Ia meraup suara cukup signifikan pada persaingan caleg DPR RI dari Dapil yang terdiri dari Kabupaten dan Kota Magelang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Wonosobo. Suara yang mendukungnya mencapai 48.684.
Berdasarkan data real count di laman resmi KPU pada Sabtu (2/3), caleg yang hampir dipastikan lolos dari dapil tersebut adalah petahana. Hanya Nafa Urbach yang merupakan pendatang baru.
Berangkat dari Partai NasDem, Nafa menjadi satu-satunya pendatang baru yang memiliki peluang besar lolos ke parlemen. Ia bahkan menempati peringkat satu suara terbanyak di partai Nasdem untuk dapil Jawa Tengah VI. Dia juga meraih suara melebihi pencapaiannya pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, yakni 21 ribu suara.
Baca juga : Caleg Partai NasDem Dapil NTB 1 Mori Hanfi Klaim Berhasil Maju ke Senayan
Nafa Urbach bahkan mengungguli suara mantan bupati Purworejo, Agus Bastian, yang menempati urutan nomor dua di internal NasDem dengan angka 18.752.
Adapun caleg yang berpotensi lolos ke Senayan dari Dapil Jawa Tengah VI adalah sebagai berikut:
Sudjadi (PDIP)
Vita Ervina (PDIP)
Abdul Kadir Karding (PKB)
Prasetyo Hadi (Gerindra)
Panggah Susanto (Golkar)
Bramantyo Suwondo (Demokrat)
Nafa Urbach (Nasdem)
Muslich Zainal Abidin (PPP).
Selain itu, jika Nafa lolos ke Senayan, kemungkinan besar PKB kehilangan satu kursi dari Dapil Jateng VI ini. Sebab, pada Pileg 2019, delapan kursi dari dapil ini menjadi milik PDIP (dua kursi), PKB (dua kursi), Golkar, Gerindra, Demokrat, dan PPP.
Terlepas dari semua fakta yang ada, real count di KPU masih akan berjalan hingga 20 Maret 2024. Angka yang terlihat sekarang sangat mungkin berubah ketika semua suara sudah dihitung.
Jika partai politik membangun kaderisasi hingga tingkat paling rendah, menurut dia, seharusnya yang dipercaya untuk menjadi caleg adalah kader partai yang berasal dari tempat pencalonan.
Ray menegaskan Shintia layak di PAW jika terbukti benar melakukan penggelembungan suara pada Pileg 2024 lalu. Ray menegaskan, suara dari penggelembungan suara itu tidak sah dan harus dianulir.
Ward menuturkan, istrinya merupakan kader partai sekaligus anggota legislatif di Belanda.
Surat dari DPP PDIP dibutuhkan untuk menyelesaikan perbedaan tafsir terkait penetapan caleg yang sudah meninggal pada Pamilu 2019. Dia juga menjelaskan surat balasan dari MA.
Yasonna keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 16.45 WIB. Jalur pulang dia berbeda dengan saksi lainnya.
PDIP memecat calon anggota legislatif (caleg) terpilih DPR Tia Rahmania yang belum lama ini mengkritik Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Anggota DPR Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa Indonesia kini resmi memasuki babak baru dalam sistem hukum pidana.Hal ini ditandai dengan mulai berlakunya KUHAP baru
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Cindy Monica, menegaskan akan mengawal kemudahan pengurusan dokumen kependudukan bagi masyarakat terdampak bencana.
Langkah pemerintah untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) guna mengatur penempatan anggota Polri pada jabatan sipil sebagai solusi yang bijak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved