Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMUA pihak terkait perlu melakukan analisis yang mendalam terkait dengan kematian petugas pemilihan umum di setiap masa pemilu. Hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya kematian akibat kelelahan bertugas menjadi petugas pemilu di masa yang akan datang.
“Perlu dilakukan analisis mendalam berupa audit kematian untuk mengetahui sejauh mungkin tentang apa penyebab kematiannya, untu langkah pencegahan di masa mendatang,” kata Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI Tjandra Yoga Aditama saat dihubungi, Minggu (18/2).
Menurut dia, perlu juga dilakukan analisis berupa audit manajemen tentang kegiatan yang dilakukan para petugas untuk menilai hal yang memang tidak sesuai dengan kaidah kesehatan.
Baca juga : Anggota KPPS dan Bawaslu Alami Kecelakaan saat Bawa Logistik Pemilu
Menurut Tjandra, setiap tahunnya, selalu saja ada sejumlah petugas lapangan pemilu yang jatuh sakit hingga meninggal dunia. Menurut dia, untuk mencegah hal itu terjadi, perlu dilakukan screening kesehatan secara ketat. Jika para petuga memang sudah memiliki penyakit tertentu, maka tiga hal yang perlu dilakukan.
Pertama, obat rutin harus tetap dikonsumsi teratur. Dua, sedapat mungkin pantau terus kesehatan, bila perlu bawa tensimeter atau tes cepat gula darah di TPS. Ketiga, sebelum bertugas, ada baiknya memeriksakan kesehatan ke dokter terlebih dahulu.
Lalu bagi petugas yang akan bertugas di masa yang akan datang, ia mengimbau agar tetap menjaga kesehatan dengan baik dan makan makanan bergizi serta istirahat yang cukup.
Baca juga : Media Sosial Diramaikan oleh Video Dugaan Kecurangan Pemilu
“Selanjutnya, walau pelaksanaan pemilu jelas tugas amat penting tetapi kalau ketika bertugas merasa amat lelah, atau merasa ada gangguan kesehatan berarti, atau merasa penyakit kronik sedang reaktivasi, maka sebaiknya segera istirahat setidaknya sejenak sampai pulih. Tentu bisa juga meminta teman untuk menggantikan menjalan tugas sementara dulu,” beber Tjandra.
Selain itu, ia mengimbau untuk para pimpinan unit, baik itu Ketua KPPS, PPS dan PPK, maka akan baik memberi perhatian pada kesehatan para anggota team kerjanya.
“Tentu menyelesaikan pekerjaan tugas setiap tahapan pemilu adalah amat penting, tetapi kesehatan, apalagi nyawa, para petugas adalah di atas dari segala-galanya. Amati kinerja semua petugas, juga amati keadaan kesehatan mereka, itu adalah bagian dari tanggung jawab para pimpinan unit,” pungkas Tjandra. (Z-8)
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
MENYIKAPI wacana kembalinya Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan segera menyusun langkah antisipasi.
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari komitmen Bawaslu sebagai institusi negara yang turut hadir merespons bencana alam di Sumut, di luar fungsi utamanya sebagai lembaga pengawas pemilu.
Bawaslu harus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang sahih, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Heri memberikan contoh pada kasus seperti Parigi Moutong, sebagai calon bupati dengan status mantan narapidana.
KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 28 petugas meninggal saat Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024.
ANGGOTA KPU DKI Jakarta Doddy Wijaya menegaskan pihaknya tak menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 28, Kelurahan Pinang Ranti, Jakarta Timur
KASUS pencoblosan 19 surat suara di TPS 28, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, oleh ketua KPPS diusut lewat dugaan tindak pidana pemilu oleh Bawaslu.
Lebih lanjut, Rahmat menambahkan bahwa sebanyak 30 orang pengawas mengalami sakit berat, 30 orang sakit ringan, 26 orang luka berat, dan 43 orang luka ringan.
Ketua KPPS diduga mengarahkan pemilih untuk mencoblos salah satu paslon. Kemudian, ditemukannya kotak suara yang tidak bersegel saat pleno di Kecamatan Bathin II Babeko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved