Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 170 orang pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat tidak bisa memilih di hari pencoblosan pada Pemilu 2024, Rabu (14/2). Ratusan pasien yang mendapat rawat inap tersebut, telah mengalami kendala dalam batas waktu daftar pemilih tambahan (DPTb) sampai H-7 sebelum pemungutan suara.
Pasien rumah sakit pemerintah daerah hingga rumah sakit swasta di Kota Tasikmalaya tidak dapat menggunakan hak suaranya dan terjadi di RSUD Dr Soekardjo. Namun, di rumah sakit lainnya di berbagai wilayah di Priangan Timur tidak bisa memilih karena batas waktu DPTb diberikan waktu H-7 sebelum pencoblosan.
Direktur RSUD Dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya Budi Tirmadi mengatakan, jelang pencoblosan pada Pemilu 2024 rumah sakit berfokus pada pelayanan kesehatan dan memang selama ini tidak memiliki kewenangan terkait hak suara pasien. Namun, komunikasi dengan KPU Kota Tasikmalaya mengalami kesulitan terutama dalam memfasilitasi hak pilih pasien.
Baca juga : Mati Listrik, Petugas TPS Bantu Warga Melipat Kertas Suara Pemilu
"Perubahan data pasien terjadi setiap hari dan kita tanggung jawabnya pelayanan kesehatan, tapi berkaitan dengan hak pilih para pasien di RSUD Dr Soekardjo sudah dikomunikasikan. Karena, jumlah pasien rawat inap mencapai 170 orang di antaranya 100 orang dewasa tapi mereka tidak dapat memilih," katanya, Kamis (15/2/2024).
Sementara itu, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Tasikmalaya, Agung Zulviana mengatakan, pihaknya telah memprediksi pembatasan DPTb akan berdampak pada hak suara yang tidak tersalurkan, terutama bagi pasien yang masuk rumah sakit setelah H-7. Karena, mereka tidak bisa diprediksi masuk fasilitas kesehatan setelah H-7 meski semua pasien memiliki suara.
"Menyalurkan suaranya merupakan hak setiap warga negara Indonesia (WNI) harus dijamin dalam kondisi sakit dan negara berkewajiban untuk memfasilitasinya. Namun, aturan yang dilakukan harus dikaji, apakah memungkinkan ke depan adanya TPS khusus di setiap rumah sakit dalam rangka memenuhi hak pilihnya," ujarnya.
Baca juga : Analis Intelijen: Perjalanan Bangsa Butuh Proses yang Konstitusional
Sementara itu, Ketua KPU Kota Tasikmalaya, Asep Rismawan mengatakan, regulasi Pemilu 2024 membatasi DPTb hingga H-7 sebelum pemungutan suara dan ketentuan ini sangat berbeda dengan tahun 2019 lebih fleksibel. Namun, pasien rumah sakit sebenarnya bisa memilih melalui upaya jemput bola dan yang terjadi mengalami kendala karena TPS sekitar rumah sakit tidak dapat mengakomodir.
"Kalau Pemilu sekarang batas akhir DPTb H-7 sangat berat, jika semua TPS harus mengecek ke rumah sakit dan waktu pemungutan suara dibatasi sampai pukul 13.00 WIB. Akan tetapi, kendala lainnya kesibukan petugas KPPS di TPS masing-masing, menyebabkan sulitnya memantau pasien rumah sakit yang memilih," tandasnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
SEJUMLAH Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah Aceh dan Sumatra Utara mulai kembali beroperasi pascabencana. Namun, operasional layanan kesehatan tersebut masih menghadapi kendala.
Kemendagri akan berkoordinasi dengan kepala daerah untuk mengirim para dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ke lokasi bencana banjir Sumatra.
RSUD dr. Iskak Kabupaten Tulungagung telah mengimplementasikan digitalisasi pada sistem pendaftaran, antrean, rekam medis, resep, penunjang, hingga sistem manajemen.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan bahwa masih ada 66 kabupaten/kota di Indonesia yang belum memiliki rumah sakit umum daerah (RSUD) tipe C.
Pemerintah salurkan PIP 2026 sebesar Rp450 ribu per tahun untuk 888 ribu murid TK guna perkuat Wajib Belajar 13 Tahun dan pemerataan pendidikan.
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
Kebutuhan bahan pokok merangkak mulai naik cabai merah dijual Rp88 ribu perkg, cabai rawit Rp72 ribu, cabai keriting Rp66 ribu, cabai japlak Rp87 ribu
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Momentum penyerahan bantuan saat ini dinilai tepat karena telah memasuki tahap pemulihan, khususnya pembangunan hunian sementara dan hunian tetap korban bencana.
SEPANJANG 10 kilometer jalan di Kampung Bengkok, Cibatu dan Kampung Cipeuteuy, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, mengalami rusak parah hampir 15 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved