Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA delegasi parlemen negara sahabat, duta besar, dan organisasi parlemen internasional sudah mulai berdatangan di tanah air guna menjadi observer penyelenggaraan Pemilu 2024 di Indonesia. Menurut Pantauan Parlementaria, hingga hari ini, Senin (12/2/2024), 14 delegasi telah hadir.
Seluruh delegasi itu berasal dari parlemen, kedutaan negara sahabat, dan tiga organisasi internasional yang sudah tiba di Bali guna mengikuti Election Visit Program (EVP) 2024.
Empat delegasi negara lainnya, yakni dari Tiongkok, Qatar, Venezuela, dan Azerbaijan baru dijadwalkan besok akan tiba di Bali.
Baca juga : Sekjen DPR: EVP 2024 Jadi Fondasi Kuat Dukung Demokrasi di Tanah Air
Salah satu delegasi Parlemen Tanzania, Elibarki Immanuel Kingu mengungkapkan harapannya terhadap pemilu di Indonesia yang akan berlangsung 14 Februari mendatang. Ia berharap pemilu di Indonesia berjalan damai dan demokratis.
“Indonesia adalah salah satu negara raksasa di dunia dalam hal demokrasi. Jadi harapan kita pemilu besok lusa, akan berjalan adil dan damai,” katanya pada Parlementaria, saat baru saja tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Senin petang (12/2/2024).
Elibarki juga berpesan agar pada pemilu tanggal 14 februari nanti, bangsa Indonesia bisa memanfaat hak pilihnya di TPS. Hal ini, katanya, dikarenakan dapat menentukan arah Indonesia kedepan.
Baca juga : DPR Dampingi Parlemen Negara Sahabat Pantau Proses Pemilu di Indonesia
“Harapan saya adalah para pemilih akan hadir dalam jumlah besar untuk mendukung kandidat mereka yang telah mereka dengarkan sepanjang masa kampanye, untuk melihat agenda mereka, untuk melihat strategi mereka dan bagaimana mereka akan membantu warga negara yang indah ini,” sambungnya.
Diketahui, nantinya Elibarki juga akan melakukan tinjauan langsung ke TPS yang ada di Bali. Hal ini guna melihat dan memberi masukan terhadap pemilu di Indonesia yang tengah berlangsung.
Hal ini sejalan dengan yang dikatakan Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Sukamta mengatakan kegiatan ini kesempatan untuk menunjukkan kualitas demokrasi Indonesia kepada negara-negara sahabat. Disamping itu sebagai upaya membangun citra DPR RI sebagai parlemen modern dan terbuka.
Baca juga : Ketua DPR: Kesepakatan AIPA, Parlemen Negara Sahabat Turut Pantau Pemilu
“Hal ini memang menjadi komitmen kita untung mengundang para observer dari negara-negara sahabat. Itu bagian dari resiprokal kita juga, karena kita juga diundang oleh negara-negara itu kemudian kita juga mengundang balik. Disamping itu, kita juga berkepentingan supaya pemilu kita ini bisa disaksikan oleh negara-negara sahabat terutama parlemen di seluruh dunia,” kata Sukamta. (RO/S-4)
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai rencana DPR membahas terpisah revisi Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Pilkada kemunduran demokrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved