Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Pemenangan Nasional (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menampung aspirasi petani tembakau yang tergabung dalam Asosiasi Petani dan Pekerja Tembakau Nusantara (APPTN). Juru bicara Timnas AMIN Andi Sinulingga menyebut Anies-Muhaimin ingin komoditas Indonesia lebih dikenal dunia.
"Bahkan silakan APPTN datang kembali membawa spanduk tuntutan menagih janji bila paslon nomor 01 Anies-Muhaimin terpilih dalam Pilpres 2024, namun tidak merealisasikan aspirasi petani dan pekerja tembakau," ujar Andi dalam keterangan yang dikutip Sabtu, (10/20.
Hal tersebut dikatakan Andi usai menerima surat aspirasi dari petani. Suara pekerja tembakau Indonesia itu dipastikan mendapat perhatian pihaknya
Baca juga : Datangi Timnas Amin, Ini Aspirasi Asosuasi Petani Tembakau
Anggota Dewan Pakar Timnas Amin Laksamana TNI (Purn) Supomo mengatakan aspirasi tersebut sejalan dengan visi dan misi pihaknya, terutama terkait pertanian. Sektor pertanian, kata Supomo, menjadi yang selama ini terasa termarjinalkan.
"Sehingga oleh sebab itu perlu dijaga kesinambungannya. Meski demikian, rokok juga memiliki dampak negatif jadi perlu diatur pula regulasinya," ujar Supomo.
Koordinator Nasional APPTN Samukrah membeberkan aspirasi pihaknya. Dia berharap aspirasi itu dapat menjadi pertimbangan pasangan Anies-Muhaimin.
Baca juga : Rela Jalan Kaki 6 Km untuk Menyaksikan Kampanye Akbar Anies-Muhaimin di JIS
"Dalam surat ini kami semua petani dan pekerja tembakau menyampaikan hal apa saja yang jadi hambatan," kata Samukrah.
Tak hanya ke Timnas AMIN, pihaknya mengirim aspirasi serupa ke dua pasangan calon lain. "Supaya diketahui ketiga capres dan dicarikan solusinya dengan kebijakan berkeadilan maupun melindungi," kata Samukrah. (Z-8)
Baca juga : 1 Juta Spanduk Rakyat Sepanjang 1 Km Ramaikan Kampanye Akbar Anies-Muhaimin di JIS
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNS menyoroti adanya ketegangan antara aspek kesehatan dan perlindungan ekonomi dalam aturan pertembakauan.
Pengusaha tembakau Madura menagih janji penambahan layer tarif CHT oleh Menteri Keuangan. KEK Tembakau diharapkan dorong industrialisasi lokal.
Langkah pemerintah yang membatasi pesanan pita cukai SKT sangat tidak adil karena sektor ini merupakan industri padat karya,
Berdasarkan Global Burden of Disease (GBD) Study 2021, jumlah perokok laki-laki di Indonesia mencapai 63,2 juta jiwa, sementara perokok perempuan tercatat 11,6 juta jiwa.
BRIN menilai pendekatan kebijakan berbasis risiko menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara kontribusi ekonomi industri olahan tembakau dan perlindungan kesehatan masyarakat.
Kemasan polos mempersulit pengawasan, mempermudah pemalsuan, dan membuat konsumen kesulitan membedakan produk asli dan ilegal.
Para petani mendesak pemerintah agar dalam merumuskan kebijakan lebih mengedepankan prinsip perlindungan terhadap komoditas lokal dan kedaulatan ekonomi nasional.
Keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) dan harga jual eceran (HJE) pada tahun 2026 disambut positif
Petani tembakau menolak usulan pengaturan kemasan rokok oleh Kementerian Kesehatan. Penolakan terhadap PP 28 Tahun 2024 dan turunannya sudah disampaikan sejak Agustus 2024.
Kalangan petani dan pekerja industri hasil tembakau meminta pemerintah untuk lebih melibatkan mereka dalam pembahasan Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK)
BUPATI Temanggung, Jawa Tengah, Agus Setyawan, meminta Pemerintah RI tidak menekan petani tembakau terkait kebijakan soal Cukai Hasil Tembakau (CHT).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) tidak akan mengalami kenaikan pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved