Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PROF Vina Adriany merupakan seorang Guru Besar dan Kepala Pusat Studi Gender dan Anak di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Namanya dipilih sebagai salah satu dari 12 panelis yang akan menyusun pertanyaan untuk debat kelima Pilpres 2024.
Dalam debat yang akan dilaksanakan pada Minggu (4/2), Prof Vina akan membawa latar belakang pendidikan dan pengalaman kerjanya yang luas untuk merumuskan pertanyaan terkait dengan tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, kesejahteraan sosial, dan inklusi.
Pendididikan Prof Vina dimulai dari jurusan psikologi di International Islamic University Malaysia pada 1995-2000. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di Fakultas Pendidikan universitas yang sama pada 2000-2002.
Baca juga : Tolhas Damanik Bawa Suara Inklusi ke Debat Capres Putaran Kelima
Tidak berhenti di situ, Prof Vina meraih gelar PhD di departemen pendidikan di Lancaster University, Inggris pada 2013 dengan tesis berjudul “Relasi Kekuasaan Gender dalam Wacana yang Berpusat pada Anak: Studi Etnografi di Taman Kanak-Kanak di Bandung, Indonesia”.
Prof Vina juga memiliki pengalaman kerja yang mencakup berbagai posisi penting, mulai dari menjadi Kepala Departemen Pendidikan Anak Usia Dini di Sekolah Pascasarjana UPI hingga menjadi Asisten Peneliti di Fakultas Pendidikan Universitas Islam Internasional Malaysia.
Selain itu, ia juga aktif dalam organisasi seperti Pusat Regional untuk Perawatan dan Pengasuhan Pendidikan Anak Usia Dini (SEAMEO CECCEP).
Baca juga : Profil Panelis Debat Keempat, Pakar Lingkungan Undip Sudharto Prawoto Hadi
Dalam bidang penelitian, Prof Vina telah menerbitkan sejumlah artikel jurnal yang membahas isu-isu gender, pendidikan anak usia dini, dan dampak neoliberalisme pada pendidikan.
Beberapa artikelnya yang terkenal antara lain "Ilmu Syaraf dan Pembinaan Anak Baru dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia: Warisan Neoliberal" dan "Menegosiasikan Wacana Lokal dan Glokal di TK: Cerita dari Indonesia".
Selain itu, Prof Vina juga memiliki pengalaman sebagai pembicara utama dalam berbagai konferensi dan seminar internasional di universitas dan lembaga pendidikan ternama di seluruh dunia, serta memiliki pengalaman sebagai dosen tamu dan penguji PhD di beberapa universitas.
Baca juga : Melihat Kecerdasan di Balik Garis Hukum Reni Kusumowardhani dalam Debat Capres Putaran Kelima
Tidak hanya itu, Prof Vina juga memiliki pengalaman sebagai konsultan untuk berbagai organisasi terkait pendidikan dan anak, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia pernah menjadi konsultan untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, SEAMEO, serta berbagai lembaga dan proyek pendidikan lainnya.
Dengan latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan kontribusinya dalam penelitian serta pengabdiannya sebagai konsultan, Prof Vina diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam merumuskan pertanyaan yang relevan dan penting.
Debat kelima Pilpres 2024 ini akan mempertemukan capres nomor urut 1 Anies Baswedan, nomor urut 2 Prabowo Subianto, dan nomor urut 3 Ganjar Pranowo dalam diskusi mengenai isu-isu penting yang berkaitan dengan masa depan bangsa Indonesia. (Z-1)
BADAN Eksekutif Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (BEM UPI) menyelenggarakan Seminar Hasil Program Mahasiswa Berdampak (PM-BEM).
Penutupan program ini sekaligus menandai peresmian rumah produksi DARMASOY sebagai wujud keberlanjutan pemberdayaan masyarakat.
UPI juga meraih Laporkerma yang mencerminkan tata kelola kerja sama institusional yang tertib, akuntabel, dan berorientasi pada penguatan jejaring nasional maupun internasional.
Kita harus memastikan rumah yang dibangun aman dan berkelanjutan.
Program ini mengembangkan sistem konversi sampah organik menjadi pakan ayam berkualitas tinggi
SUASANA hening dan hari menyelimuti ruang rapat Gedung Rektorat Isola Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Lima guru besar akan menjadi panelis dalam debat calon wali kota dan wakil wali kota Semarang yang digelar Jumat (1/11) malam.
Debat Pilkada Jakarta 2024 akan berbeda dari debat capres-cawapres, karena masing-masing pasangan calon, yaitu cagub dan cawagub, akan hadir secara lengkap
Salah satu nama panelis yang diumumkan adalah guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Aminuddin Syam.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan nama-nama panelis debat terakhir calon presiden (capres) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Inisiator Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah (KBQT) Ahmad Bahrudin menjadi salah satu panelis dari 12 panelis yang dipilih KPU untuk debat capres.
Paschalis Maria Laksono, seorang tokoh terkemuka dalam bidang Antropologi akan menjadi salah satu panelis yang memberikan pertanyaan kritis kepada para calon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved