Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menjaring calon mahasiswa terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Open Visit UPI 2026. Kegiatan ini menjadi penyelenggaraan kedua setelah sukses dilaksanakan pada tahun sebelumnya, dengan dampak yang dinilai signifikan dalam memperluas akses informasi pendidikan tinggi, khususnya bagi siswa SMK.
Open Visit UPI 2026 dirancang sebagai ajang perkenalan menyeluruh kampus UPI, mulai dari fakultas, program studi, hingga unsur pendukung pendidikan yang akan menemani mahasiswa selama menempuh studi. Ribuan siswa diundang hadir langsung ke kampus untuk merasakan atmosfer akademik sekaligus menggali informasi secara langsung dari sumbernya.
"Open Visit UPI kembali kami lakukan karena dampaknya cukup signifikan. Kami ingin menjaring mahasiswa-mahasiswa terbaik dari stakeholder utama kami, yaitu masyarakat, khususnya siswa-siswa SMK. Mereka diundang hadir ke sini, diberikan informasi secara langsung di gedung ini, lalu mereka juga bisa melakukan kunjungan bebas ke fakultas atau langsung ke program studi yang diminati,” ucap Rektor UPI Prof. Didi Sukyadi Sabtu (31/1).
Menurut Didi, tidak hanya memperkenalkan program akademik, Open Visit ini juga menjadi ruang edukasi mengenai ekosistem kampus secara keseluruhan. Mulai dari peran Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Pendidikan, hingga berbagai unit pendukung lain yang berperan dalam menunjang proses pembelajaran mahasiswa di UPI.
“Tujuannya tidak lain adalah memperkenalkan UPI secara utuh, memperkenalkan fakultas, program studi, hingga unsur pendukung yang nantinya akan membantu mahasiswa selama menempuh pendidikan di UPI,” terangnya.
Didik menambahkan, antusiasme peserta terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Hingga saat ini, jumlah pendaftar tercatat telah melampaui 6.000 peserta. Pelaksanaan kunjungan dilakukan secara bertahap untuk menjaga kenyamanan dan efektivitas kegiatan.
“Sekitar 6.000 lebih peserta sudah registrasi. Mereka tidak datang sekaligus, tetapi dibagi per sesi. Satu sesi sekitar 1.500 peserta. Alhamdulillah, sejak dibuka antusiasmenya sangat tinggi. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan pencerahan sehingga mereka dapat menentukan pilihan terbaik untuk masa depan mereka,” ungkapnya.
Terkait daya tampung mahasiswa baru, Didi menyebut bahwa secara kapasitas kampus sebenarnya memungkinkan adanya penambahan jumlah mahasiswa. Sejumlah gedung baru telah tersedia, termasuk untuk Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Industri, serta Fakultas Pendidikan Seni dan Desain. Pembangunan juga dilakukan di kampus daerah seperti Tasikmalaya, Serang, dan Sumedang.
“Secara kapasitas, sebenarnya kami siap menambah. Bahkan bisa sampai 13.000 hingga 14.000 mahasiswa. Namun, dari Kemendiktisaintek ada saran untuk tidak menambah jumlah mahasiswa, sehingga kami tetap berada di kisaran 12.000 mahasiswa per tahun, termasuk S1, S2, dan S3,” paparnya.
Didi menuturkan, untuk penambahan fakultas baru, UPI masih menahan diri. Hal ini berkaitan dengan persiapan akreditasi institusi yang akan berakhir pada tahun depan. Fokus utama saat ini adalah penguatan kualitas institusi dan pengembangan program studi pascasarjana.
“Untuk fakultas baru, sejauh ini belum. Kami masih fokus pada persiapan akreditasi institusi. Ke depan, kami lebih menekankan pembukaan program studi S2 dan S3, khususnya yang bersifat multidisiplin dan berkaitan dengan sains serta STEM,” sambungnya.
Didi melanjutkan, untuk pengembangan program studi tersebut diarahkan untuk mendukung prioritas pembangunan nasional, sejalan dengan visi Astacita Presiden, seperti bidang pangan, energi, dan sumber daya air.
“Saat ini kami sudah memiliki prodi Energi Baru dan Terbarukan serta Robotika. Ke depan, kami akan terus mencari prodi yang bisa mendukung program pemberdayaan masyarakat dan program-program pemerintah,” imbuhnya.
Melalui Open Visit UPI 2026, UPI berharap dapat membantu calon mahasiswa mengenali potensi diri sekaligus menentukan pilihan pendidikan yang tepat, sebagai langkah awal merancang masa depan yang lebih terarah.
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat, Firman Oktora, menyampaikan apresiasi atas digelarnya “Open Visit UPI 2026”. Kegiatan ini membuka peluang dalam memberikan informasi seluas-luasnya kepada para siswa-siswi SMA, SMK, dan SLB yang akan melanjutkan pendidikan di UPI. UPI merupakan salah satu kampus yang menjadi kebanggaan di Jabar. Lulusan UPI juga memiliki benchmarking yang baik, menghasilkan lulusan yang berkiprah di berbagai sektor, termasuk di dunia pendidikan.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, bisa membuka peluang seluruh siswa di Jawa Barat, yang mencapai 1.9 juta siswa SMA, SMK, dan SLB, untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, untuk meraih cita-citanya,” ujarnya. (H-2)
Puluhan kampus yang berasal dari berasal dari negara-negara di Asia, Amerika, dan juga Eropa hadir di ICAN International Education Expo 2026 di Alam Sutera, Tangerang pada 17 Januari 2026.
Ujian Masuk (UM) UGM kali ini terdapat perbedaan dibanding dengan tahun sebelumya terutama pada mekanisme. Ujian dibagi menjadi kategori Saintek, Soshum, dan Campuran.
Pembukaan jalur prestasi ini juga merupakan komitmen USK untuk mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs).
Praktik pertanian hortikultura di lereng curam, termasuk penggunaan plastik penutup tanah, dinilai memperparah kondisi lingkungan karena menghambat infiltrasi air.
BADAN Eksekutif Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (BEM UPI) menyelenggarakan Seminar Hasil Program Mahasiswa Berdampak (PM-BEM).
Penutupan program ini sekaligus menandai peresmian rumah produksi DARMASOY sebagai wujud keberlanjutan pemberdayaan masyarakat.
UPI juga meraih Laporkerma yang mencerminkan tata kelola kerja sama institusional yang tertib, akuntabel, dan berorientasi pada penguatan jejaring nasional maupun internasional.
Kita harus memastikan rumah yang dibangun aman dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved