Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KOORDINATOR Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana merespons laporan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi mengenai pose dua jari ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Seperti diberitakan, saat kunjungan Presiden Jokowi ditemani oleh Iriana ke Salatiga, Jawa Tengah, seseorang dari dalam mobil kepresidenan mengeluarkan tangan dan melakukan pose dua jari.
Pose itu disebut mengarah pada salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Gibran merupakan Putera Sulung Presiden Jokowi
“Pelaporan satu hal yang tersedia ruangnya dalam konteks demokrasi, presiden dalam setiap kunjungan selalu ingin bertinteraksi menyapa masyarakat,” ujar Ari pada wartawan di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/1).
Baca juga: Prabowo Terus Terang Dirinya Bagian Tim Jokowi
Ari mengatakan presiden dalam kunjungan kerjanya ingin menyalami dan berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya itu upaya presiden untuk menyapa masyarakat.
“Dari sekian ribu kunjungan yang ada itu kita bisa lihat beliau berinteraksi menyalami, melambaikan tangan dan lain-lain. Itu kita bisa cek apa yang terjadi, intinya itu upaya presiden untuk menyapa masyarakat,”imbuh Ari.
Istana menampik pose dua jari merupakan dukungan presiden terhadap Prabowo-Gibran. Menurut Ari, setiap kunjungan kerja presiden, presiden selalu ingin mendekatkan diri dengan masyarakat.
Baca juga: Jokowi Dianggap Panik hingga Harus Turun Gunung Bantu Prabowo
“Dari sekian ratus, bahkan ribuan kunjungan beliau (presiden) tidak pernah beliau lakukan selalu diasosiatifka, selalu upaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, dengan menyapa masyarakat,” ucapnya.
Ari juga enggan menjelaskan siapa yang melakukan pose dua jari dalam mobil kepresidenan.Ada yang menduga itu tangan Ibu Negara Iriana Widodo.
“Biarkan itu dilihat oleh Bawaslu ya intinya adalah upaya untuk menyapa dan mendekatkan diri dengan masyarakat kita cek aja seperti apa kejadian sebenarnya,” tuturnya.
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
MENYIKAPI wacana kembalinya Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan segera menyusun langkah antisipasi.
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari komitmen Bawaslu sebagai institusi negara yang turut hadir merespons bencana alam di Sumut, di luar fungsi utamanya sebagai lembaga pengawas pemilu.
Bawaslu harus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang sahih, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved