Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden (capres) Anies Baswedan mengatakan berdasarkan data yang dimiliki sebanyak 63% warga Indonesia penikmat film bajakan. Ia menilai perlu ada penindakan hukum yang tegas dalam menangani persoalan ini
"Jadi bagaimana kita seriusi penegakan dalam urusan pembajakan ini," ujar Anies di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta Pusat, Sabtu, 20 Januari 2024
Baca juga: Jenggala Center Labuhkan Dukungan untuk Anies-Muhaimin di Pilpres 2024
Selain itu, keterlibatan dari masyarakat diperlukan. Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan untuk tidak mengonsumsi film bajakan.
"Bajakan itu sebetulnya seperti pencurian. Jadi kesadaran," terangnya
Di samping itu, capres nomor urut 1 ini menjelaskan negara perlu mengubah cara pandang terkait industri film dan kreatif. Pengalokasian anggaran pada sektor tersebut harus dipandang sebagai investasi
Baca juga: Anies dan Prabowo Bersamaan Gelar Kampanye Akbar di Satu Provinsi, Ini Antisipasi KPU
"Dunia perfilman dan industri kreatif ini return-nya tidak instan. Return-nya bisa puluhan tahun tetapi jika lihat Korsel saat ini. Mereka melihat mengalokasikan sumber daya untuk kebudayaan bukan sebagai cost, tetapi investasi," pungkas Anies. (Z-2)
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
"Itu full satu film. Yang lebih menyakitkan mereka record langsung di dalam bioskop. Kita akan telusuri, yang pasti 7 ini yang benar-benar terbukti,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved