Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), mengajak kalangan akademisi untuk ikut bersuara atas dugaan pelanggaran netralitas dan kecurangan dalam Pemilu 2024.
Asisten Pelatih Timnas Amin, Tamsil Linrung mengatakan kelompok masyarakat yang terdidik harus berani bersuara dan melawan tindakan curang yang dilakukan paslon tertentu.
"Dengan masifnya ketidaknetralan ini yang bisa melawan hanya rakyat. Khususnya kalangan akademisi, dari mahasiswanya sampai guru besar. Termasuk ormas-ormas Islam Muhammadiyah, NU, maupun ormas-ormas keagamaan lainnya," katanya seperti dilansir dari Antara, Minggu (7/1).
Baca juga: Debat Capres, Anies: Kesempatan Rakyat untuk Menyamakan Aspirasi
Pernyataan tersebut merupakan respons dari adanya foto yang memperlihatkan Presiden Joko Widodo yang sedang makan malam bersama dengan calon presiden Prabowo Subianto pada Jumat (5/1).
"Sejak awal beliau juga sudah menegaskan akan cawe-cawe (ikut campur) dalam pemilu," katanya.
Baca juga: Soal Gerakan Nazar Pemilu di Medsos, Anies: Ini Dahsyat
Selain itu ia mengatakan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) seharusnya memberikan sanksi tegas atas pelanggaran yang dilakukan paslon tertentu selama kampanye. Mulai dari dugaan adanya politik uang, pemasangan baliho oleh aparat negara, serta intimidasi. (Z-6)
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved