Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo telah tiba di Istora Senayan, Senayan, Jakarta, Minggu (7/1). Istora menjadi lokasi debat capres.
Tepat pada pukul 18.31 WIB, Ganjar sampai di Istora didampingi Mahfud dan tim pendukungnya.
Terlihat Ganjar memakai jaket bomber ala film Top Gun dengan warna hijau dan serasi dengan Mahfud. Jaket tersebut ditempeli emblem 'Sat Set Tas Tes' di dada kanan dan nomor urut 3 di dada kiri.
Baca juga: Relawan Amin Nonton Bareng Debat Capres di Menteng Jakarta Pusat
Ganjar dan Mahfud sebelumnya juga telah memamerkan kostumnya itu melalui media sosial.
Baca juga: Anies: Berdialog secara Langsung adalah Cara Menghormati Rakyat
Dalam debat yang bertemakan Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional dan Geopolitik. Ganjar siap mengikuti adu gagasan bersama Anies Baswedan dan Prabowo Subianto yang menjadi rivalnya di Pilpres 2024.
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
WACANA penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu nasional dinilai tidak bisa dipandang sekadar sebagai persoalan teknologi.
Pemerintah tengah mengkaji penerapan elektronik voting atau e-voting dalam pemilu. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penerapannya tidak bisa tergesa-gesa.
Secara konstitusional, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD sama-sama dikategorikan sebagai proses yang demokratis.
Kodifikasi ini bertujuan menyatukan beberapa undang-undang yang selama ini terpisah menjadi satu payung hukum yang utuh.
Mada menjelaskan, musyawarah/mufakat hanya bermakna demokratis apabila memenuhi syarat deliberasi, yakni adanya pertukaran gagasan secara setara dan terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved