Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan mendapat bekal dari sejumlah ahli intelijen hingga mantan duta besar. Bekal itu untuk persiapan menghadapi debat ketiga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang memiliki tema pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik.
"Karena di kami itu ada kelompok diplomat, para mantan dubes, itu diskusi sendiri memberi masukan. Ada kelompok para ahli intelejen itu juga diskusi sendiri," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Hermawi Taslim di Solok, Sumatra Barat, Rabu (3/1).
Kendati demikian, Taslim tidak menyebut siapa saja sosok-sosok yang memberikan bekal tersebut. Ia hanya memastikan bahwa Anies bakal menyampaikan gagasan-gagasan yang bisa membuka pikiran publik.
Baca juga: Anies: Publik Butuh Dialog Bukan Spanduk Dimana-mana
"Timnas amin optimis debat putaran ketiga akan membuat masyarakat lebih terbuka pikirannya tentang siapa yang lebih baik," ucap Taslim.
Ia juga menekankan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto belum tentu unggul dalam debat meski ia merupakan Menteri Pertahanan. Ia yakin Anies bakal lebih menguasai pada aspek-aspek tertentu.
Baca juga: Anies Janjikan Perubahan dan Perbaiki Nasib para Keluarga
"Kalau unggul saya kira terlalu pagi untuk mengatakan siapa yang unggul. Namun, dari aspek luar yang kita lihat, Anies pasti jauh lebih menguasai," ujar Taslim.
Debat ketiga Pilpres 2024 digelar pada Minggu (7/1) ini. Debat tersebut akan diikuti oleh tiga capres yang berkontestasi. (Z-11)
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
Terlebih, hasil survei terkini Median menempatkan elektabilitas Anies dan KDM masuk tiga besar di bawah Prabowo.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memastikan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Keputusan Prabowo memberikan amnesti pada Hasto Kristiyanto dan abolisi pada Tom Lembong harus dibaca menggunakan asumsi yang tepat
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved