Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo berdialog dengan anak muda kalangan gen z dan milennial. Kegiatan tersebut dilakukan Ganjar di sela-sela safari politiknya di Jawa Tengah.
Awalnya, Ganjar menceritakan masa mudanya yang mengalami keterbatasan ekonomi. Keperluan yang diinginkan Ganjar tidak bisa diperoleh secara instan dan membutuhkan usaha serta proses kreatif.
"Waktu SMA, SMA saya swasta maklum tidak diterima di negeri. Terus saya ingat kok teman saya bagus-bagus sepatunya, kakak saya punya sepatu tapi sudah sobek, tidak dipakai, dia beli lagi terus saya minta. Maka saya tembel, saya jahit biar terlihat keren sebagai anak muda pada saat itu," ujar Ganjar mengutip keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (1/1).
Baca juga : Prabowo Berpotensi Terbebani di Debat Ketiga, Anies dan Ganjar Dimudahkan
Tidak hanya tentang sepatunya yang robek dan penuh tambelan, Ganjar juga mengungkapkan pernah mengenakan baju yang tidak lebih bagus dari teman-temannya. Eks Gubernur Jateng itu menyebut tidak pernah merasa malu dengan keadaan itu.
Baca juga : TPN Ganjar Desak Komnas HAM Usut Kasus Penganiayaan Relawan oleh TNI
"Maka masing-masing di antara kita beda. Terus kita malu? Tidak. Pakai baju teman kita lebih bagus, saya tidak, tidak malu waktu itu," ungkap Ganjar.
Ganjar kemudian mulai berpikir bahwa dia harus sekolah lebih tinggi hingga muncul proses kreatif untuk terus maju dan berkembang.
Ganjar juga menyampaikan kepada seluruh gen z dan milenial bahwa doa dan restu dari orang tua juga sangat penting untuk menuntun seseorang dalam menjalani kehidupan.
"Kemudian orang berproses. Proses orang seperti saya memang harus ada karena fasilitas terbatas. Yang ada di otak saya satu, sekolahnya harus tinggi dan semua itu tidak dipatahkan oleh keadaan. Kita bekerja keras, serius, spiritualnya minta restu orang tua," tutur Ganjar.
Salah satu peserta, Bella juga mengaku berasal dari keluarga kurang mampu dan mengatakan perjuangannya dalam melalui keterbatasan. Hingga hari ini, Bella mengembangkan proses kreatif dan menjadi artis muda TikTok Boyolali dengan jumlah 247 ribu followers di akun pribadinya.
Dia juga memiliki akun YouTube dan Instagram sendiri yang semuanya dimanfaatkan untuk mencari penghasilan, antara lain dengan iklan promosi berbayar dan kolaborasi jualan dengan sejumlah brand lokal.
Menurut Bella, program itu sangat berguna untuk anak muda seperti dirinya yang mengandalkan internet untuk
"Jaringan internet cepat gratis. Jadi ini penting sekali, apalagi sekarang di era digital, jadi internet itu penting sekali ya. Kami ingin anak milenial, anak pemuda ini difasilitasi. Jadi diberi ruang untuk mengekspresikan di dunia digital," jelas Bella. (Z-8)
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Dirjen Polpum Kemendagri, Akmal Malik mendorong agar rumah ibadah di Indonesia tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
INDUSTRI aset kripto di Tanah Air menunjukkan kematangan yang signifikan sepanjang 2025.
Bagi barisan pemain muda Indonesia, ajang Super 500 ini menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Ainur menyoroti kiprah Joaquin/Raymond yang meski gagal meraih gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved