Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan mengatakan, dirinya telah mendapat bermacam-macam aspirasi dari masyarakat selama berkampanye ke banyak daerah. Aspirasi-aspirasi yang masih ke dirinya memiliki arus utama.
"Arus utamanya adalah keinginan perubahan," papar Anies saat mengunjungi Pondok Pesantren Al Falahiyyah, Mlangi, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ia datang pada sore hari, lebih awal, dari acara Haul KH R Zamruddin ke-27 yang dilaksanakan pada malam hari, Senin (25/12).
Baca juga : Desak Anies Dirancang untuk Hadirkan Pendidikan Politik
Anies menyampaikan, kunjungannya ke Ponpes tersebut adalah untuk menyambung silaturahmi. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir di puncak perayaan haul di lapangan Mlangi.
"Alhamdulillah guyub. Jadi dibekali doa oleh Nyai (Hj Rubaiah Al Hafidzoh). Itu bekal terpenting dalam silaturahmi," kata Anies. (Z-5)
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Komisi telah menerima lebih dari 100 surat dari berbagai elemen masyarakat untuk melakukan audiensi.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H. Addin Jauharudin mengungkapkan Posko Jaga Aspirasi Jaga Indonesia ini menjadi komitmen Ansor dalam mengawal aspirasi masyarakat untuk menjaga Indonesia.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Langkah tersebut dilakukan Komisi III DPR RI sebagai wakil rakyat.
PEJABAT publik di Tanah Air diminta untuk memperbaiki komunikasi publik dalam menanggapi aspirasi masyarakat belakangan ini.
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved