Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin), dipastikan bakal melanjutkan prorgam bantuan langsung tunai (BLT). Hal itu diungkapkan Co-Kapten Tim Nasional (Timnas) Amin, Sudirman Said, saat menyapa relawan di Purwokerto, Jawa Tengah.
"BLT akan dilanjutkan, bahkan ditingkatkan," ujar Sudirman, Minggu (17/12).
Sudirman menegaskan tidak benar apabila ada pihak yang menyebut pasangan nomor urut 1 memberhentikan program BLT. Pasalnya, bantuan sosial itu adalah milik semua masyarakat.
Baca juga: Tanggapi Pernyataan Ndasmu Etik, Anies : Etika Memang Dimulai dari Kepala
Masyarakat telah menggelontorkan uangnya untuk membayar pajak. Sebagain dana itu pun harus dikembalikan kepada rakyat melalui penyaluran BLT.
"BLT itu punya panjenengan sedoyo (kamu semua), bukan punya pemerintah, bukan punya kelompok tertentu," terangnya.
Baca juga: Sebut Ndasmu Etik, Jubir Prabowo : 1.000 Persen Bercanda
Namun, Amin, kata Sudirman tetap membawa semangat perubahan dalam setiap aspek. Baik itu perubahan agar mudah mendapatkan pupuk, lapangan kerja, dan lainnya.
"Insya Allah dengan kekompakan, rasa syukur, kegigihan, kita bisa mencapai tujuan kemenangan," tandasnya. (Z-11)
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Pemerintah menaruh perhatian serius terhadap kasus anak yang mengakhiri hidupnya akibat persoalan yang dinilai sepele namun berujung tragis.
PKB mendukung langkah-langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).
Menurut Muhaimin, kepemimpinan Prabowo tidak hanya relevan untuk satu periode, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Budi mengatakan KPK menduga Hery Sudarmanto yang merupakan tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan rencana penggunaan TKA (RPTKA), menerima uang hasil dugaan pemerasan sejak 2010.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah menyalurkan BLT Kesra tersebut sekaligus untuk tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember 2025.
Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terdampak bencana Sumatra.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Bantuan langsung tunai (BLT) untuk para korban bencana Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi sebagian warga, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) menjadi penyangga penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved