Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Solidaritas Indonesia (PSI) memulai kampanye akbar perdana Pemilu 2024 di Lapangan Jajar, Kecamatan Laweyan, Kota Solo Jawa Tengah.
Kampanye akbar ini dibuka langsung oleh Ketua Umum PS Kaesang Pangarep.
Baca juga: Kampanye di Bogor Disesaki Ribuab Warga, Anies : Pesan Bahwa Indonesia Butuh Perubahan
Tampak pula kehadiran Ketua Dewan Pembina PSI Giring Ganesha, Waketum PSI Andy Budiman, hingga Sekjen PSI Raja Juli Antoni.
Kampanye akbar perdana PSI di kampung halaman Kaesang ini dihadiri oleh ribuan relawan dan pendukung yang memakai baju kaos bewarna putih dengan gambar wajah pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga: KPAI Sebut Eksploitasi Anak Masih terjadi di Pemilu Tahun ini
Giring ikut memeriahkan kampanye akbar perdana dengan menyanyikan 'Ojo Dibandingke'.
Kaesang lalu memborong es teh yang dijual oleh sejumlah pedagang UMKM. Es teh itu lalu dibagi-bagikan kepada relawannya.
Dalam kampanye akbar ini, Kaesang mengajak masyarakat serta pendukungnya memilih PSI dan Prabowo-Gibran pada 14 Februari 2024.
"Sing penting tanggal 14 Februari ojo lali PSI, coblosnya PSI," kata Kaesang kepada para pendukungnya yang hadir. (P-3)
Pemerintah tengah merumuskan formula rasional sebagai tindak lanjut putusan MK.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai usulan kenaikan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen menjadi 7% terlalu tinggi dan berpotensi memberatkan partai politik.
Alih-alih memperkuat efektivitas kerja parlemen, skema tersebut justru bisa memicu konflik internal.
Pembentuk undang-undang tetap wajib tunduk pada rambu-rambu konstitusional yang telah ditegaskan MK.
Ambang batas fraksi mengatur syarat minimum jumlah kursi bagi partai politik untuk membentuk fraksi sendiri.
Menurut Titi, menaikkan atau menurunkan ambang batas bukan hanya tidak rasional, tetapi juga berpotensi memperdalam ketidakadilan representasi politik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved