Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden Ganjar Pranowo bertemu Meriyati Roeslani atau Meri Hoegeng, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Sebagai anak anggota polisi berpangkat rendahan, Ganjar paham bertemu keluarga pejabat tinggi Polri bukan hal yang mudah. Pucuk dicinta ulam pun tiba, Ganjar justru diterima penuh kehangatan oleh Meri Hoegeng.
"Saya adalah anak Bhayangkari. Jadi sebuah keinginan yang saya harapkan lama dan beberapa kali kami mau ke sini batal, tidak jadi, dan hari ini alhamdulillah diterima kami senang sekali," ucap Ganjar.
Baca juga: Dinasti Politik Jokowi Rakus Kekuasaan
Ganjar yang diajarkan oleh sang ayah soal integritas, tentu tak bisa tidak mengidolakan sosok Jenderal Hoegeng. Polisi yang semasa hidup dan karirnya dikenal jujur.
Banyak perbincangan antara Ganjar dan Meri Hoegeng. Termasuk soal kisah-kisah Hoegeng yang masih diingat dengan sangat baik oleh Meri. Sesekali cerita juga disampaikan oleh anak-cucu Hoegeng.
Baca juga: Nawawi Pomolango Tegaskan KPK tidak Hentikan Laporan meski Terkait Paslon
"Seperti bertemu ibu, saya senang, anak seorang perwira pertama bisa bertemu dengan ibunda, istri kapolri yang legend, bangga sekali," ujar Ganjar.
Ditanya soal pesan dari Meri Hoegeng, Ganjar mengatakan pesannya lebih pada urusan anak dengan ibu. Paling utama, kata Ganjar, adalah doa yang disampaikan Meri kepadanya.
"Beliau mendoakan saya. Yang sehat, yang kuat, membawa amanah ini tidak ringan, lalu putra-putra beliau menambahkan cerita bagaimana Pak Hoegeng berproses menjaga integritas itu luarbiasa dan kami orang yang mengikuti itu. Bagaimana legend-'ya polisi yang bernama hoegeng itu," tandasnya.
Sementara itu Meri Hoegeng mengatakan Ganjar adalah keluarga Bhayangkara. Mengingat Ganjar merupakan anak seorang perwira polri. Ia pun berharap Ganjar bisa memberikan manfaat untuk bangsa dan negara.
"Kita keluarga bhayangkara loh, mudah-mudahan beliau ini bisa membuat sesuatu keindahan kebaikan untuk bangsa dan negara," katanya.
Meri juga menitip pesan agar Ganjar selalu menjaga sikapnya. Terutama kesederhanaan dan keramahannya agar tidak pernah berubah.
"Tetap pelihara itu keramahannya dan kesedehanaannya dan tetap mengharapkan semua paling terbaik yang dapat dihasilkan untuk bangsa dan negara," tandas Meri.
Usai berkunjung di kediaman, Ganjar diajak anak-cucu Hoegeng untuk melihat Gallery Hoegeng. Di sana, tersimpan rapi koleksi lukisan asli serta barang-barang peninggalan Jenderal Hoegeng. (RO/Z-7)
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved