Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak sedang mengusut, menyelidiki, maupun menyidik dugaan penyelewengan pengadaan sapi di Kementerian Pertanian (Kementan). Informasi itu masih sebatas laporan yang masih ditelaah.
"Laporan dugaan tipikor dalam pengadaan sapi di Kementan prosesnya di KPK tahapnya masih dalam telaah pada Direktorat PLPM (Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat), belum ada proses penyelidikan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melalui keterangan tertulis, Jumat (17/11).
Ghufron menjelaskan, kategori pengusutan bagi KPK jika kasusnya sudah ada di tahap penyelidikan. Laporan tidak masuk dalam hitungan karena masih harus melewati proses panjang.
Baca juga : KPK Belum Bisa Putuskan Menerima Supervisi Polda Metro Soal Pemerasan SYL
"Sehingga laporan tersebut statusnya tidak dapat disebutkan sebagai kasus yang sedang dilidik oleh KPK," ujar Ghufron.
Dia juga membantah tengah mengusut keterlibatan pihak tertentu dalam laporan tersebut. Identitas yang beredar dipastikan sesat.
Baca juga : Polda Metro Jaya Dinilai Berbelit Tangani Kasus Pemerasan SYL
"Sehingga nama dan inisial yang anda sebutkan itu masih sangat sumir," ucap Ghufron.
Ghufron juga meminta pembuat kabar maupun berita soal pengusutan pengadaan sapi itu tidak melebihkan tulisannya. Sebab, kata dia, masih belum ditangani.
"Saya mengimbau media juga menjaga dan membantu KPK untuk tidak mendahului pemberitaan terhadap laporan yang sedang KPK tangani," kata Ghufron.
Tahapan laporan merupakan proses saat KPK melakukan verifikasi atas bahan dari pelapor. Lembaga Antirasuah juga mendalami tupoksi instansinya dalam telaahan itu.
"Karena tahapan telaah masih memastikan peristiwa yang dilaporkan apakah masuk peristiwa korupsi atau tidak," tutur Ghufron. (Z-5)
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) akan merehabilitasi 436,99 hektare lahan cabai di Sumatra Utara (Sumut) yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Sudaryono menegaskan harga sapi di kandang peternak saat ini terpantau masih berada di bawah batas acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sapi yang dirawat dengan baik akan tumbuh menjadi besar hingga beratnya bisa mencapai 500 kilogram. Ukuran itu dapat memproduksi banyak daging.
Emilia Achmadi, seorang ahli Gizi Olahraga yang merupakan lulusan Universitas Oklahoma, mengungkapkan bahwa kualitas daging sapi lokal dan impor dapat berbeda.
pengorbanan juga bisa dilakukan di lingkup yang paling kecil mulai dari level keluarga bahkan hingga rela berkorban demi bangsa dan negara.
Stok hewan kurban di Sulsel sangat mencukupi tahun ini, dengan ketersediaan sapi, kerbau, dan kambing jauh melebihi kebutuhan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved