Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Pelita yang dipelopori Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015 Din Syamsuddin mengukuhkan pengurus baru DPP Partai Pelita sekaligus me-launching logo baru yang lebih fresh, muda, dan energik.
Ari Chandra Kurniawan, yang kerap disapa Archan terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Pelita dan Saifullah sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Pelita yang baru. Keduanya membawa semangat kaum milenial dan gen Z untuk ikut meramaikan dunia perpolitikan Tanah Air.
Baca juga: Suara Anak Muda Jadi Gerbong Perubahan di Pemilu 2024
“Para pengurus DPP diutamakan di bawah usia 40 tahun karena kami butuh ide-ide segar dan terobosan besar untuk Indonesia,” ujar Archan dalam pidatonya, pada acara launching logo dan pengukuhan DPP Partai Pelita, di Jakarta, hari ini.
“Meskipun tidak ikut kontestasi Pemilu 2024, kami masih bisa berjuang mempersiapkan Indonesia Cemerlang pada masa depan dengan membentuk gerakan GEN 45 (Generasi Emas Nusantara 2045)."
"Ini merupakan ikhtiar panjang yang akan diperjuangkan untuk membentuk anak-anak muda yang siap mewarnai Indonesia dengan beragam prestasi di masa emasnya,” tambahnya.
Menurut Archan, jika tidak ada yang berikhtiar memperjuangkan mental dan akhlak generasi mendatang serta tidak ada keputusan-keputusan politik yang berpihak pada perbaikan moral, yang akan terjadi yakni Indonesia akan gagal mencapai kegemilangannya pada 2045 karena dipimpin generasi toxic yang lemah mental dan bejat moral.
Baca juga: CSIS: 114 Juta Generasi Muda akan Jadi Pemilih di Pemilu 2024
Ketua MPP Partai Pelita Din Syamsuddin menyampaikan pada 2029 nanti kemungkinan generasi-generasi tua sudah tidak ada lagi di muka bumi. Namun, lanjut dia, estafet kepemimpinan harus terus dilanjutkan dan memastikan masa depan Indonesia harus berada di tangan yang tepat.
"Sudah jadi naluri bagi kaum milenial yang gemar mendisrupsi berbagai hal. Demikian juga Partai Pelita bertekad menjadi game changer untuk mendisrupsi partai-partai lama dengan bermain melalui cara-cara baru," ujar Din.
Din menambahkan Partai Pelita memiliki DNA yakni gotong royong yang terimplementasi dalam sociopreneur dan social movement/volunteerism. Adapun ruhnya adalah nilai-nilai islam yang membawa rahmat bagi alam semesta.
“Kami sudah siapkan berbagai program dan beberapa sudah berjalan baik dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan dan kesehatan. Terutama isu mental health yang sekarang menjadi hal serius untuk dicermati."
"Kami akan membuat pusat-pusat terapi mental untuk kaum muda, Sekolah Negarawan Muda, Kampung Cemerlang, Sportainment serta berbagai program nyata lainnya termasuk mempelopori Tutorial Adab dan Budi Pekerti bagi generasi mendatang," pungkas Din. (RO/S-2)
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
INDUSTRI aset kripto di Tanah Air menunjukkan kematangan yang signifikan sepanjang 2025.
Bagi barisan pemain muda Indonesia, ajang Super 500 ini menjadi ujian mental yang sesungguhnya. Ainur menyoroti kiprah Joaquin/Raymond yang meski gagal meraih gelar.
Pelaku industri properti dan pengelola parkir mulai mendorong transformasi sistem perparkiran seiring perubahan perilaku konsumen muda atau generasi Z (Gen Z) .
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved