Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) diminta bergerak mengusut dugaan kecurangan Pemilu setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu relawan Arus Bawah Jokowi di sela-sela kunjungan kerja (kunker) di Bali pada Selasa, (31/10).
"Bawaslu semestinya turun tangan untuk sebisa mungkin meminta keterangan dari presiden, di Bali pertemuan itu apa saja yang dibicarakan? Apa bunyinya?" kata Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti di Kantor Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Jakarta Timur, Kamis (2/11).
Ray mengatakan kunker Jokowi difasilitasi negara seperti pesawat kenegaraan. Tugas negara itu tidak boleh dimanfaatkan untuk melakukan tindakan personal.
Baca juga : Jelang Penetapan DCT, Bawaslu Larang Kampanye Sebelum 28 November 2023
"Lebih tidak boleh lagi kalau dalam pertemuan itu kenyataannya mereka menyertakan informasi tentang dukungan kepada salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden," ujar dia.
Baca juga : Bawaslu: Program Menteri Dilarang Untungkan Capres-cawapres Tertentu
Ray menyebut Bawaslu perlu memastikan bahwa pembicaraan antara Jokowi dengan relawan di Bali bebas konflik kepentingan. Sebab, Arus Bawah Jokowi belakangan menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
"Dukungan itu kepada salah satu calon presiden dan lebih khusus lagi anak Pak Jokowi, dalam hal ini adalah Gibran," jelas dia. (Z-8)
Titiek mengatakan bahwa jabatan pemerintahan saat ini pun belum genap setahun. Dia juga meyakini Prabowo belum terpikir untuk menjabat dua periode.
Silfester merupakan terpidana perkara fitnah dan pencemaran nama baik mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Ketua Umum Pasukan Bawah Tanah (Pasbata) Jokowi, David Febrian, mengatakan pihaknya berharap penyidik dapat menindaklanjuti aduan tersebut secara serius.
Relawan Jokowi yang mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menggelar konsolidasi pemilu damai, di Kuningan, Jakarta Selatan.
"Tentu yang paling penting kami juga berharap pelaksanaan Pemilu 2024 akan berjalan dengan lancar."
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Roy pun memperlihatkan sebuah kertas yang menampilkan foto Jokowi berpelukan dengan Eggi Sudjana. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu memastikan foto tersebut palsu.
Refly mengaku baru dapat informasi bahwa saksi dan ahli meringankan itu dipanggil untuk diperiksa pada Selasa (20/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved