Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL calon presiden Ganjar Pranowo mengajak kaum milenial dan Gen Z terjun ke dalam dunia politik untuk berkontribusi membangun bangsa Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Ganjar secara daring dalam acara deklarasi Jaringan Relawan Ganjar Pranowo Nasional (Jargon) yang diselenggarakan di Lippo Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (1/10).
"Saya mengajak juga kepada anak-anak muda. Hai anak muda bergabunglah ke politik. Hari ini kita harus duduk berpartisipasi dengan politik untuk menentukan arah Indonesia," ujarnya.
Mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu mengatakan, suara dari kalangan milenial dan Gen-Z wajib diperhitungkan karena menduduki porsi yang cukup besar dalam demografi saat ini berdasarkan hasil sejumlah survei dan penelitian.
Baca juga: Jadwal Pendaftaran Capres tidak Tergantung Dinamika Politik
Oleh karena itu, Ganjar mengajak anak milenial untuk menjadi bagian dalam mengkampanyekan politik-politik edukatif, politik sejuk kepada masyarakat.
"Mau bergabung dengan saya? menjadi juru bicara terbaik menyebarkan tentang tentang konten pendidikan, maka semua ini akan kita dorong," tandasnya.
"Anak muda harus punya pijakan yang kuat. Ini yang harus kita dorong. Anak-anak muda yang kreatif, anak-anak muda yang inspiratif. Maka, anak-anak muda harus terlibat. Semangat terus untuk pembangunan Indonesia dan mengabdi kepada masyarakat," sambung Ganjar.
Selain itu, Ganjar juga berjanji jika terpilih menjadi orang nomor satu di Indonesia bakal menstabilkan biaya pendidikan. Hal tersebut agar semua anak bangsa Indonesia bisa meraih pendidikan sampai ke perguruan tinggi.
"Soal pendidikan, kita wajib sekolah, kita wajib belajar. Pendidikan gak boleh mahal. Itu yang harus dibereskan. Karena itu anak-anak kita harus sekolah semua. Ini perlu diprioritaskan, anak muda adalah estafet dan penerus untuk membangun bangsa Indonesia," tutur dia.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Jargon, Michael Kambong menyampaikan apresiasinya dan terimakasih kepada Ganjar Pranowo karena menyempatkan dan meluangkan waktunya untuk menyapa relawan Jargon.
Baca juga: Pendukung Ganjar Gaungkan Solidaritas di Jawa Timur
"Selain mau apresisasi Pak Ganjar dan berkenan mau menyapa kami sebagai calon presiden terbaik kami saat ini. Kami hadir saat ini terdiri dari kalangan milenial dan Gen Z yang nantinya kami akan mengawal pemilu 2024 yang peduli terhadap demokrasi," tutrunya.
Michael mengatakan, bakal mengawal Pemilu 2024 terselenggarakan dengan langsung, bebas dan rahasia, jujur dan adil (Luber Jurdil). Dia juga memastikan bahwa relawan Jargon akan turun ke setiap TPS di semua daerah Indonesia untuk mengawal suara Ganjar Pranowo.
"Pada 2024 nanti bulan Februari, kami akan turun ke tiap-tiap TPS ke seluruh Indonesia mengawal suara Pak Ganjar. Dan ini menjadi komitmen kami bersama. Harus Pak Ganjar Pranowo memimpin negeri ini menuju Indonesia maju," ucapnya. (Z-6)
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Dalam konfigurasi tersebut, Perludem menilai jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka hasil Pilkada berpotensi terkunci sejak awal.
Yusril berpandangan pilkada tidak langsung melalui DPRD justru selaras dengan falsafah kedaulatan rakyat, sebagaimana dirumuskan dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945.
Jika nantinya terjadi perubahan desain pilkada menjadi tidak langsung, mekanisme tersebut akan tetap menjamin partisipasi publik secara maksimal dan transparan.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Tren pembelian rumah tapak di kawasan Tangerang, khususnya Karawaci, semakin diminati, terutama oleh generasi milenial dan pasangan muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved