Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Ketahanan Nasional (Lemhanas) disebut sudah membuat kajian untuk menambah matra TNI. Wacana itu dalam rangka memperkuat ketahanan Indonesia terhadap tantangan di masa depan.
"Lemhanas memberi kajian perlunya kita bangun matra baru yaitu matra siber," kata anggota Komisi I DPR M Farhan dalam diskusi virtual yang berlangsung pada Minggu, (22/9).
Farhan mengatakan dirinya bahkan membayangkan ada lima matra TNI di masa depan. Mulai dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, matra siber, hingga matra penjaga pantai dan pencarian penyelamatan.
Baca juga : Libanon dan Israel Saling Serang
"Nanti di dalamnya ada KPLP (Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai), BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), dan Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan)," ujar dia.
Baca juga : Ini PR Calon Pemimpin di Sektor Pertahanan
Farhan optimistis penambahan matra akan membuat Indonesia semakin kuat. Apalagi, pemerintah menargetkan ekonomi Indonesia melesat pada 2045.
"Pertanyaannya apakah 2045 kita sudah memiliki essential force 100 persen yang spending (anggaran untuk pertahanan) 1,4 sampai 1,6 persen dari PDB (produk domestik bruto)?" papar politikus Partai NasDem itu.
Selain itu, Farhan mendorong pemerintah menyediakan fasilitas penunjang pertahanan Indonesia sejak dini. Mulai dari sumber daya manusia hingga industri perawatan, pemeliharaan, dan pengembangan alat-alat militer.
"Jangan sampai kejadian pada 1963 kita punya angkatan laut dan udara yang menakutkan sampai Belanda kocar-kacir. Tapi lima tahun kemudian hilang karena tidak ada dukungan industri perawatan alat canggih," ucap dia. (MGN/Z-8)
Peran aktif prajurit TNI dalam membantu masyarakat dearah adalah wujud pengabdian Dan kecintaan TNI terhadap Rakyat dan Bangsa Indonesia.
Mabes TNI buka suara terkait beredarnya Telegram Panglima TNI mengenai status Siaga 1. Simak penjelasan Kapuspen TNI soal pengamanan objek vital nasional.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.
Ia menekankan bahwa pelibatan militer seharusnya menjadi langkah terakhir dalam situasi luar biasa ketika aparat penegak hukum tidak lagi mampu menangani ancaman yang muncul.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menegaskan peradilan militer bukan ruang impunitas dalam sidang uji materi UU Peradilan Militer di Mahkamah Konstitusi.
Operator seluler tidak hanya bertarung melawan ancaman siber konvensional, tetapi juga mulai menghadapi risiko operasional baru akibat adopsi teknologi mutakhir.
Inggris berupaya memperkuat hubungan dagang sekaligus berbagi pengalaman dan teknologi keamanan siber guna mendukung transformasi digital Indonesia.
Ransomware-as-a-service kini menjadi model bisnis baru di dunia kejahatan digital.
Para taruna-taruni sebagai calon insan siber masa depan didorong untuk memahami pentingnya integritas dan tanggung jawab publik
Penguatan teknologi AI dan cyber defense ini tidak hanya penting dalam konteks pertahanan militer, tapi juga mendukung ketahanan pangan
Percakapan aktivis atau pegiat media sosial seperti Ferry Irwandi bukan tugas dan fungsi pokok dari TNI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved