Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL Calon Wakil Presiden Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bersilaturahmi dengan keluarga besar Muhammadiyah di Sulawesi Selatan, Minggu (24/9). Pertemuan berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Islamiyah Muhammadiyah, Jalan Gunung Lompobattang, Kota Makassar. Dia mengaku terharu dengan sambutan yang diberikan kepadanya.
"Sungguh saya berbahagia hari ini, bisa bersilaturahmi sekaligus berkenalan lebih dekat dengan seluruh aktivis-aktivis Muhammadiyah di Sulsel. Saya sungguh berterima kasih, sehingga bisa menyambung pertalian ukhuwah Islamiyah, pertalian perjuangan umat Islam persambungan dalam rangka mewujudkan Izul Islam yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur. Aamiin," seru Cak Imin yang disambut teriakan AMIN sebagai akronim nama Anies dan Cak Imin.
Cak Imin juga mengaku sangat terharu, lantaran sahabat-sahabat Muhammadiyah ternyata bersemangat untuk menjadi bagian dari keinginan bersama menjadi bagian dari perubahan bangsa. Dirinya berharap dirinya bersama Muhammadiyah bisa saling bahu membahu membangun kekuatan untuk membuat Indonesia menjadi negara yang adil dan makmur.
Baca juga : Relawan Mak-Mak Anies (Manies) Solo Raya Dideklarasikan
"Insyaallah, kita menjadi kekuatan dan bahu-membahu supaya Indonesia berubah menjadi negara yang adil makmur dan sejahtera," lanjut Cak Imin.
Dalam orasinya, Cak Imin menyampaikan rasa terima kasih mendapat sambutan yang hangat dari Muhammadiyah.
"Saya mendapatkan sajian yang luar biasa. Saya terima kasih menyampaikan salam dari Mas Anies kepada semua yang ada di sini yang hadir. Karena kami berbagi tugas tadi Mas Anies ke Unhas saya ke sini. Moga-moga kebersamaan ini berfaedah buat Indonesia yang masa datang bukan hanya berfaedah buat NU, Muhammadiyah, PKB dan partai pengusung. Bukan hanya untuk partai dan elit tapi yang paling penting adalah untuk Bangsa Indonesia yang akan datang," terangya.
Menanggapi pertanyaan terkait kehadirannya di Muhammadiyah mengganggu basis partai lain, Cak Imin mengutarakan bahwa hal tersebut tidak akan terjadi, dan dia tidak pernah berpikir ke sana.
"Di sini, sama sekali tidak berpikir partai, karena koalisi berbagai partai berbagai latar belakang yang saya kira berbeda-beda nggak masalah yang penting di Pilpres Amin,” ujarnya. (Z-8)
MENKO PM Muhaimin Iskandar memastikan sebanyak 106 ribu peserta data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) yang merupakan pasien katastropik sudah aktif kembali.
MENTERI Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam pemutakhiran data PBI JKN.
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Pemerintah menaruh perhatian serius terhadap kasus anak yang mengakhiri hidupnya akibat persoalan yang dinilai sepele namun berujung tragis.
PKB mendukung langkah-langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).
Menurut Muhaimin, kepemimpinan Prabowo tidak hanya relevan untuk satu periode, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan.
Membaca Al-Quran akan memberikan pengaruh spiritual lebih dalam apabila dilakukan dengan tartil, sesuai perintah dalam Al-Muzammil ayat 4.
Ramadan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah secara individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial dalam memperkuat kerukunan dan persatuan.
Saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Sekjen PSI sekaligus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan ajaran Islam memiliki landasan teologis kuat untuk menjaga lingkungan dan hutan dalam perspektif ekoteologi.
Abdul Mu’ti menukil buku Tom Nichols Matinya Kepakaran (The Death Of Expertise) yang menggambarkan ilmuwan itu semakin tersaingi oleh berbagai teknologi.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved