Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PDI Perjuangan (PDIP) merespons tudingan munculnya bakal calon presiden Ganjar Pranowo di tayangan azan sebagai bentuk kampanye. Partai berlogo banteng itu justru menilai positif kemunculan Ganjar.
"Sangat jelas setiap partai ada diferensiasi, jadi ada identitas politik," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu, (13/9).
Hasto mencontohkan PDIP sebagai partai nasionalis sukarnois. Kemudian Partai Persatuan Pembangunan dengan lambang Ka'bah menjadikan Islam sebagai rahmatan lil alamin.
Baca juga : Sekjen PDIP Ungkap Nasib Ketua Tim Pemenangan Nasional Arsjad Rasjid
Berikutnya, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dengan lambang garuda yang dianggap menggambarkan visi dan misi yang baik. Lalu Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sebagai partai yang memiliki koneksitas kekaryaan mampu menggalang kelompok fungsional.
Baca juga : Tim Pemenangan Nasional Kaji Seluruh Masukan Para Senior
Sementara itu, Hasto merespons munculnya Ganjar dalam tayangan azan. Dia menilai hal itu sejalan dengan muruah bangsa.
"Ini sesuatu yang sangat baik dan teman-teman dari PPP menjelaskan itu sangat sesuai dengan tradisi kita sebagai negara yang berketuhanan," ucap dia.
Hasto menuturkan hal tersebut juga senapas dengan syarat bakal calon presiden. Yakni, sehat jasmani, rohani, dan memenuhi peraturan perundang-undangan.
"Terkait persoalan hukum, kami partai pendukung Ganjar selalu punya komitmen menempatkan hukum sebagai panglima," tutur dia. (MGN/Z-8)
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, menegaskan sikap partainya yang menolak wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
PDI Perjuangan (PDIP) memberikan perhatian serius terhadap ancaman bencana ekologis yang melanda berbagai wilayah Indonesia, khususnya bencana Sumatra.
KETUA Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh kader partainya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatra dan Aceh.
PDI Perjuangan (PDIP) mengeluarkan desakan kuat kepada pemerintah untuk memperbaiki manajemen penanggulangan bencana di Indonesia.
Jamaluddin membacakan bahwa hak kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpin di daerah tidak boleh diganggu gugat demi menjaga legitimasi pemerintahan.
Berdasarkan jadwal dari Kementerian Agama, azan magrib di Jakarta akan berkumandang pada pukul 18.09 WIB, menandai waktu berbuka bagi masyarakat setempat.
Kemenag pastikan tidak ada larangan panggilan azan magrib saat Misa Akbar Umat Katolik berlangsung di GBK
Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau agar penyiaran azan Magrib dilakukan dengan cara running text atau teks berjalan yang muncul di layar televise saat Paus Fransiskus pimpin Misa.
MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi merespons soal adanya imbauan azan Magrib yang diganti running text di TV saat Paus Fransiskus pimpin Misa.
Imbauan Kemenkominfo bersifat temporer dan dalam rangka toleransi beragama saat Paus Fransiskus memimpin Misa di Indonesia.
Ketua MUI KH Sholahuddin Al Aiyub menilai, digantinya azan magrib dengan running teks tidak mengurangi izzah (keagungan) muslimin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved