Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SIKAP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang disebut masih berharap partai Golkar merapat dinilai sulit terwujud. Sebab partai Golkar sangat rentan terkena operasi serangan tangan kekuasaan yang tidak terlihat. Pernyataan ini disampaikan pakar politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam, Sabtu (19/8).
"Kecil kemungkinan Golkar berubah sikap. Risikonya cukup besar. Kecuali Golkar mendapatkan perlindungan politik (political protection) dari operasi serangan tangan-tangan kekuasaan yang tidak terlihat," ujarnya.
Baca juga: Gibran Tolak Dipasangkan dengan Ganjar, Jawaban untuk Puan Maharani
Menurutnya serangan PDI Perjuangan kepada kubu Prabowo Subianto merupakan respon keras sekaligus mengindikasikan kemarahan pada kompetitornya, yang dulu diberi ruang masuk ke pemerintahan tapi kini seolah menikam PDIP dari belakang.
"Meskipun PDIP kecewa, PDIP tidak akan surut untuk melanjutkan perjuangan," imbuhnya.
Baca juga: Pengamat: Akan Jadi Rebutan, Erick Dipastikan Tegak Lurus ke Jokowi
Jika partai beringin itu merubah sikap politiknya maka risiko hukum dan politik harus ditanggung. Akan ada kekuatan yang menggerakkan mesin penegakan hukum untuk menggarap kasus yang diduga melibatkan Airlangga Hartarto.
"Goncangan internal lewat isu Munaslub juga akan keluar lagi jika Golkar dianggap mbalelo dari agenda kepentingan yang telah ditetapkan"
Sebelumnya Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan masih membuka pintu untuk Golkar berkoalisi dengan PDI Perjuangan. Puan bahkan menyebut kedua partai ini memiliki tujuan dan perasaan yang sama sehingga merapatnya Golkar ke KKIR bukan sebuah kepastian.
"Walaupun Golkar pun sudah bersama Pak Prabowo, tapi kan itu (masih belum menikah) jadi baru menuju pelaminan. PDI Perjuangan sih cocok. Jadi kalau memang ada faktor yang nggak bikin cocok, perlu tanyakan ke ketum Pak Airlangga. Yang pasti kami masih membuka pintu, kami tidak akan menutup pintu," tukasnya.
(Z-9)
Jamiluddin menilai Presiden Prabowo Subianto perlu menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat dengan bersikap tegas terhadap usulan tersebut.
Ketahanan energi dan hilirisasi sebagai pilar strategis transformasi ekonomi nasional.
usulan pembentukan koalisi permanen dalam Rapimnas I Partai Golkar perlu dicermati secara serius agar tidak mengancam fungsi demokrasi di parlemen
Arah pembangunan ke depan harus seiring dengan penataan ulang kawasan hutan yang berfungsi sebagai daerah tangkapan air.
Gagasan koalisi permanen ini merupakan transformasi pola kerja sama politik.
KETUA Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mencopot Musa Rajekshah (Ijeck) dari jabatan Ketua DPD Golkar Sumatera Utara (Sumut).
Gagasan koalisi permanen ini merupakan transformasi pola kerja sama politik.
Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu ke depan perlu secara serius mengatur mekanisme dan batasan koalisi partai politik.
pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal penjajahan asing selaras dengan ideologi Presiden Prabowo Subianto yang sering berkata anti-asing
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan PKB menghormati sikap politik Megawati Soekarnoputri yang berjanji akan memperkuat pemerintahan meskipun berada di luar koalisi.
KETUA Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI Prabowo Subianto menggarisbawahi pentingnya kerja sama antarelite politik untuk membangun bangsa Indonesia.
Hensa menekankan, pernyataan Megawati itu cukup menegaskan sikap bahwa PDIP siap membantu pemerintahan tanpa harus berkoalisi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved