Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Politik Ujang Komarudin menilai putusan Mahkamah Agung yang menolak peninjauan kembali (PK) yang diajukan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko terkait kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, membuat partai berlambang bintanv mercy itu kian solid.
"Saya melihatnya ini sebagai sebuah perjuangan panjang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang partainya akan dikudeta, yang posisinya ingin dikudeta tapi tidak jadi dan tidak berhasil," ucap Ujang saat dihubungi, Kamis (10/8).
"Dan saya melihat dampak dari putusan ini di internal, mungkin akan membuat Internal partai Demokrat akan semakin solid," imbunya.
Baca juga : Partai Demokrat Sandera Yenny Wahid
Lebih dari itu, Ujang juga menilai ditolaknya PK Moeldoko menjadi gambaran dari gagalnya cawe-cawe Moeldoko yang sempat diisukan ingin menjegal Pencapresan Anies Baswedan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Dijelaskan Ujang, putusan itu menjadi kepastian bahwa AHY telah memilik Partai Demokrat dengan utuh. Partai Demokrat dibawah kepemimpinan AHY sudah menentukan sikapnya untuk mendukung Anies di Pilres 2024 dan bergabung dalam Koalisi Persatuan untuk Perubahan (KPP).
Baca juga : PK Moeldoko Ditolak MA, Partai Demokrat Bisa Bernapas Lega
"(Putusan ini dapat mengartikan) Cawe-cawe Moeldoko bisa dianggap gagal dengan gagalnya upaya Moeldoko mengkudeta Partai Demokrat. Dan dari situ mereka gagal juga untuk mengacaukan pencapersan Anies Baswedan," jelasnya.
Disinggung terkait dampak dari penolakan PK Moeldoko ini terhadap Partai Demokrat di dalam KPP, Ujang menilai ini seharusnya menjadi momentum bagi AHY untuk menegaskan posisinya, dan dapat menawarkan diri sebagai Cawapres dari Anies.
"Dengan ditolaknya PK Moeldoko di MA ini membuat AHY akan percaya diri, Demokrat akan percaya diri untuk bisa menawarkan atau bisa menjadikan AHY menjadi cawapres dari Anies Baswesan," jelas Ujang.
Dalam kesempatan itu, Ujang juga mengapresiasi hakim-hakim MA yang telah memutuskan permalahan ini dengan seadil-adilnya. Dia menilai putusan ini menjadi bukti nyata bahwa hakim MA tidak bisa diinterupsi oleh siapapun.
"Saya melihat tentu ini bagian dari kemenangan demokrasi yang harus kita jaga bersama-sama. Bukan soal AHY, bukan soal Moeldoko, tapi bagaimana sebenernya orang yang punya kekuasaan yang sah jangan sampai dikudeta seenaknya oleh yang punya kuasa," ujar Ujang.
"Justru kita apresiasi kepada hakim yang sudah menegakkan keadilan dan kebenaran dalam kaitan menyelesaikan PK moeldoko tersebut," tukasnya. (Z-5)
MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengungkapkan pemerintah akan membentuk Komite Nasional utang Kereta Cepat.
SBY menyatakan bahwa kendali kepemimpinan Partai Demokrat sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa, dalam menghadapi bencana banjir Sumatra yang begitu masif, seluruh elemen pemerintah wajib bergerak cepat dan tepat.
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjelaskan bahwa rangkaian banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh dipicu oleh fenomena siklon tropis.
Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyoroti paradoks sistem logistik nasional yang masih didominasi transportasi darat hingga 91%
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti masih tingginya biaya logistik di wilayah timur Indonesia.
Moeldoko menuturkan bahwa film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih juga menunjukkan pentingnya keberanian dalam memilih.
Harapan sekaligus pernyataan ini mempertegas pandangan bahwa film Indonesia tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana hiburan semata. Namun, bisa lebih dari itu.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengatakan bahwa penyalahgunaan kekusaan merupakan dosa besar. Itu disampaikan menyinggung oknum penguasa.
Kantor Staf Presiden melalui Indonesia Future Network mengumpulkan 20 tokoh muda energi dan iklim dari berbagai latar belakang untuk membahas krisis energi dan iklim.
Tidak ada cara-cara instan dalam membina atlet. Karena itu, harus ada keberlanjutan pembinaan yang menyeluruh dan usaha-usaha yang gigih dari seluruh pihak.
KEPALA Staf Kepresidenan, Moeldoko menggelar rapat koordinasi bersama Tim Ekonomi Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved