Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut memiliki visi dan misi yang jelas untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia. Direktur Eksekutif Survei and Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara mengatakan ketulusan Prabowo untuk menyejahterakan rakyat Indonesia sangat dibutuhkan untuk kepemipinan Indonesia ke depan.
"Prabowo punya visi, program dan kemauan yang kuat untuk menyejahterakan rakyat Indonesia jika terpilih menjadi Presiden 2024," kata Igor lewat keterangan yang diterima, Jumat (4/8).
Baca juga: Survei: Suara Ganjar di Sumatra Barat Bisa Mengalir ke Anies
Untuk merealisasikan kesejahteraan masyarakat, Prabowo membuat lima program yang menjadi perhatian utama. Kelima program tersebut yakni sektor kesehatan, pendidikan, perumahan, sembako, dan pinjaman untuk usaha.
Dalam hal kesehatan yang menjadi perhatian Prabowo adalah mengurangi angka stunting saat ini. Kasus stunting di masyarakat masih menjadi perhatian pemerintah.
Baca juga: Survei: Anies Unggul atas Ganjar di Sumatra Barat
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, angka stunting pada 2022 masih berada di kisaran 21,6%. Angka ini kemudian terus diupayakan ditekan menjadi 14% sesuai target dari pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Hal ini juga menjadi perhatian dari Prabowo dalam upaya menyejahterakan masyarakat sebagai salah satu pembantu pemerintahan Indonesia. "Faktor Kemiskinan, seperti stunting yang masih ada di Indonesia merupakan salah satu bentuk kerawanan sosial yang harus diatasi," ucap Igor.
Baca juga: Pemilihan Cawapres Diyakini Transaksional
Terakhir, ia mengatakan Prabowo mengerti permasalahan rakyat Indonesia itu jauh lebih kompleks. Tak hanya pada sektor keamanan yang bersifat tradisional, namun juga Prabowo sadar bahwa masyarakat Indonesia membutuhkan keamanan yang bersifat non-tradisional.
Seperti pengentasan kemiskinan dan kesehatan yang menjadi faktor ketahanan nasional Indonesia ke depannya.
"Prabowo melihat sebagai Menhan RI, persoalan keamanan tidak semata hanya tradisional, tetapi juga non-tradisional yang bersifat komprehensif," pungkas Igor. (H-3)
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Pemberdayaan masyarakat merupakan kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial di Indonesia.
BPS mencatatkan bahwa tingkat kemiskinan pada September 2025 pada angka sebesar 8,25% atau mengalami penurunan jika dibandingkan kondisi Maret 2025 yang tercatat 8,47%.
Kasus bunuh diri anak SD di NTT diduga dipicu kondisi learned helplessness. Psikolog menyoroti faktor kemiskinan, kekecewaan berulang, hingga tekanan sosial yang dialami korban.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Selama kemiskinan terus diperlakukan sebagai objek visual dan emosional, upaya untuk memahaminya secara utuh akan selalu terhambat.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved