Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIDUKUNG penuh publik, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dinilai layak untuk melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode berikutnya.
Pengamat politik Universitas Airlangga Kacung Marijan menilai Calon Presiden (Capres) Partai Gerindra itu merupakan sosok rasional yang bisa membawa Indonesia lebih baik di masa depan.
“Persepsi publik adalah pemimpin ke depan, adalah pemimpin yang bisa melanjutkan kepemimpinan Pak Jokowi. Karena itu saya kira kenapa Pak Prabowo juga ingin melanjutkan program-programnya Pak Jokowi, itu sangat rasional,” katanya.
Baca juga : Prabowo Ajak Generasi Muda Gigih Kejar Cita-Cita
Kacung melanjutkan, di beberapa kesempatan, Presiden Jokowi juga secara tegas ingin sosok pemimpin yang bisa melanjutkan kepemimpinannya di periode mendatang. Menurutnya, Prabowo merupakan figur yang tepat untuk mengakselerasi program dan kebijakan Presiden Jokowi tersebut.
Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra itu menegaskan kebijakan hilirisasi sumber daya alam (SDA) yang telah dilaksanakan oleh Presiden Jokowi harus dilanjutkan oleh Presiden Indonesia berikutnya. Ia melanjutkan, kebijakan tersebut akan menghadirkan kemakmuran bagi rakyat Indonesia.
Baca juga : PBB Dukung Prabowo Subianto sebagai Bacapres 2024
Tak hanya itu, Prabowo berkelakar Indonesia adalah negara dengan kekayaan yang sangat berlimpah. Apabila sumber daya alam itu bisa diolah di dalam negeri, akan tercipta nilai tambah ekonomi yang besar dan berdampak pada peningkatan kemakmuran rakyat Indonesia.
Prabowo menekankan banyak sekali komoditas di Tanah Air yang bisa diolah dan memiliki nilai tambah yang besar., seperti nikel dan kelapa sawit. Menurutnya, kedua komoditas itu jika diolah di dalam negeri maka nilainya akan melambung belasan kali lebih besar.
Melihat kesungguhan hati Prabowo dalam melanjutkan program-program kebijakan Presiden Jokowi itu, Kacung menerangkan, Jokowi sering menyampaikan jika pemimpin Indonesia ke depan harus melanjutkan apa yang sudah ia kerjakan.
Kemudian, Kacung melihat, diantara ketiga Capres yang akan bertarung pada Pilpres 2024 mendatang, sosok yang paling berkomitmen ada di dalam diri Prabowo, dibandingkan dengan kedua kandidat Capres yang lain.
“Pak Jokowi ingin pemimpin ke depannya melanjutkan programnya, yang betul-betul ingin secara kuat meneruskan Pak Jokowi kan Pak Prabowo, yang berapi-api kan Pak Prabowo,” ungkap Kacung. (Z-5)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
GEJALA otokratisasi menguat dalam dekade terakhir seiring dengan kecenderungan pemusatan kuasa dan atribusi berlebihan pada figur pemimpin
Masyarakat berharap pelaku tipikor dihukum berat. Sayangnya, sanksi hukum bagi pelaku tipikor acap mengecewakan publik.
HARI ini perang Hamas-Israel mendominasi pemberitaan politik global. Bukan hanya elite politik di semua negara, warga awam global pun ikut membicarakannya.
"Jadi selama jalan tol itu ada maka keuntungan yang didapat di jalan tol juga diterima oleh pemilik tanah,"
PT Pertamina (Persero) membantah sekaligus menegaskan bahwa truk yang direkam warga membawa baliho pasangan bakal calon presiden-wakil presiden bukan milik mereka.
ANIES Baswedang menyebut, tingginya angka pengangguran dan kian lebarnya ketimpangan masyarakat Indonesia merupakan pekerjaan rumah yang harus segera ditangani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved