Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR isu global dan strategis, Prof. Imron Cotan menjelaskan bahwa sejatinya seluruh parpol memiliki peluang dan kesempatan yang sama untuk bisa meraup suara para pemilih dalam Pemilu 2024.
Menurutnya, harus ada pemberdayaan tokoh lokal berawasan nasional karena akan mampu memecah dominasi elite politik yang menumpuk di Pulau Jawa, sehingga tercipta diversifikasi politik ke seluruh wilayah.
Tidak hanya itu, pakar isu strategis tersebut juga menjelaskan pentingnya perhatian arpol pada tokoh generasi Z dan milenial.
"Jika mampu menarik dukungan generasi muda tersebut dengan memanfaatkan gadget, parpol baru memiliki potensi untuk menyundul eksistensi parpol yang telah lahir lebih dahulu," ujar Imron dalam Webinar Nasional Moya Institute lewat keterangan yang diterima, Sabtu (22/7)
Sementara itu, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia, Djayadi Hanan bahwa tantangan pertama terletak pada identitas partai yang rendah.
Volatilitas parpol baru biasanya tinggi di tingkat lokal, namun cenderung rendah di tingkat nasional dan adanya kecenderungan para pemilih untuk memilih partai yang sama, sedangkan minat masyarakat pada mereka terus menurun.
"Total suara partai baru di 2004 itu 21,3 persen, hanya kalah dari Golkar yang memperoleh 22 persen lebih. Jumlah itu, turun jadi 7,2% di 2009 dan seterusnya," ungkap Djayadi .
Meski begitu, parpol baru masih memiliki peluang, yakni dengan kemungkinan 85% pemilih di Indonesia mudah berpindah dukungan dan angka swing voters yang tinggi. Selain itu penggunaan media sosial dan internet juga bisa menjadi langkah tepat.
"Party ID di Indonesia sangat kecil. Artinya, secara teori, 85 persen pemilih Indonesia mudah pindah ke lain parpol. Jika hanya pakai satu indikator ini, swing voter menjadi sangat tinggi. Selain itu, pengguna internet juga sangat tinggi,” jelas Djayadi.
Di sisi lain, Sekjen Partai Gelora, Mahfudz Siddiq menjelaskan bahwa tantangan yang dimiliki oleh parpol baru dan parpol non-parlemen adalah karena diselenggarakannya pelaksanaan Pemilu serentak sehingga akan menguntungkan partai yang mengusung Capres.
“Ketika isu Pilpres menguat, muncul apa yang disebut dengan cottail effect. Parpol mendapat suara dari dukungannya terhadap capres. Partai yang tidak punya dukungan terhadap capres, akan menghadapi kendala elektabilitas,” kata Mahfudz. (H-3)
Pilkada lewat DPRD manuver politik para elite yang telah diperhitungkan secara matang demi pembagian kekuasaan di tingkat daerah.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Pantas Nainggolan menegaskan perombakan struktur ini menjadi fondasi kebangkitan partai di Jakarta.
Sebanyak delapan parpol, setelah beberapa kali pertemuan, bersepakat resmi mendeklarasikan komitmen dan semangat bersama bernama GKSR.
Budi membeberkan ada arahan dari Jokowi untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Partai politik yang mengedepankan kejujuran akan membuat partai tersebut terbuka dan dinamis.
Peneliti Perludem, Haykal mengatakan bahwa aturan ini penting agar sistem kepartaian tidak terjebak dalam pola kartel.
Aksi demo di DPR sebagai alarm dari masyarakat yang semakin tidak percaya dengan anggota DPR yang selama ini dianggap mampu menerjemahkan keinginan masyarakat umum.
menolak keras wacana pengembalian sistem Pilkada dari pemilihan langsung menjadi pemilihan oleh DPRD karena ancam iklim demokrasi dan suburkan oligarki politik
Ide pengembalian pemilihan kepala daerah (pilkada) ke sistem tidak langsung melalui DPRD tidak serta merta menjamin pengurangan biaya politik
Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dinilai menjalin hubungan yang baik meski keduanya saat ini tidak berada dalam satu koalisi.
Pendelegasian Didit untuk mewakili Prabowo dalam silaturahim Lebaran tahun ini lebih disebabkan oleh posisinya dalam peta politik Tanah Air.
Kunjungan Didit Prabowo ke kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat Hari Raya Idul Fitri 2025, Senin (31/3), merupakan potret dari politik silaturahmi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved