Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat tidak melihat Papua dari sudut pandang negatif. Ia telah melihat banyak perkembangan yang positif di Bumi Cendrawasih selama dua periode kepemimpinannya.
"Anak-anak muda yang di industri kreatif, anak-anak muda yang kreatif ini harus dilihat positifnya. Jangan dilihat (negatif). Memang secara umum, 99 persen itu enggak ada masalah," ujar Presiden Jokowi dalam keteranganya di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat, (7/7).
Jokowi menyebut seluruh daerah di Papua dalam kondisi yang aman. Untuk itu, ia juga meminta masyarakat Papua tidak membesar-besarkan persoalan yang kecil.
Baca juga : Terinspirasi Siswa Papua, Presiden Ingin Metode Gasing Matematika Diterapkan Nasional
"Jangan dikesankan justru yang dibesarkan yang negatif-negatif. Itu merugikan Papua sendiri," jelasnya.
Baca juga : Presiden: Papua Street Carnival Lompatan Besar bagi Kaum Muda Papua
Presiden menambahkan penyelenggaraan Papua Street Carnival yang digelar pada Jumat pagi tadi telah berjalan lancar. Hal ini menunjukkan tidak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai masalah keamanan di Papua.
"Kita ke sini juga enggak ada masalah. Ya kan. Kita malam makan di restoran juga engga ada masalah," terangnya. (MGN/Z-8)
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved