Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Koordinator Relawan Ganjar Pranowo, Adian Napitupulu mengungkit perjuangan PDIP terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sindiran ini diduga karena Jokowi tidak loyal dalam upaya pemenangan Ganjar Pranowo
Baca juga: Pertemuan Puan-AHY, PDIP belum Ingin Gandeng Demokrat
Namun, pengamat politik dari Universitas Padjajaran Kunto Adi Wibowo menilai, justru Jokowi punya jasa terhadap PDIP karena menikmati efek ekor jas atau cottail effect.Kondisi ini yang membuat kursi PDIP di parlemen bisa naik.
"Di tahun 2014 kita kan kenal kan yang namanya Jokowi effect dan memamg Pak Jokowi adalah waktu itu jadi isu sekaligus tokoh yang bisa meningkatkan elektabilitas atau perolehan suara PDIP di seluruh level DPRD, DPRD 1 sampai DPR RI," kata Kunto lewat keterangan yang diterima, Selasa (20/6).
Baca juga: Anies Unggul di Pemilih tidak Puas dengan Jokowi
Kunto memandang, pengaruh dan jasa Jokowi sangat besar terhadap PDIP karena mampu mendulang kursi terbanyak di DPR selama dua periode
"Jadi kalau ditanya pengaruh dan jasa Pak Jokowi menurut saya di 2014 itu sudah sangat jelas sekali dimana dengan Pak Jokowi PDIP mendapat suara parlemen terbanyak dan itu diulang lagi di 2019," ucapnya.
Kunto mengakui efek ekor jas pada Pilpres 2019 tidak terlalu besar karena terbagi oleh partai koalisi pendukung Jokowi. Namun, Jokowi tetap punya kontribusi nyata terhadap PDIP.
"Walaupun di 2019 peningkatan suara PDIP juga gak terlalu besar karena juga harus dibagi bagi dengan partai koalisi yang lain tapi kelihatan memang ada kontribusi nyata dari Pak Jokowi sebagai tokoh capres waktu itu yang akhirnya memberikan efek ekor jas atau cottail effect kepada PDIP,"pungkasnya. (H-3)
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menguraikan sistem presidensial yang dianut Indonesia.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dinamika pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Umum memasuki fase baru menyusul mencuatnya perdebatan mengenai syarat pembentukan fraksi di DPR.
Partai politik yang melenggang ke Senayan harus memiliki keterwakilan yang utuh di setiap pos kerja DPR.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi mengaburkan prinsip supremasi sipil, karena Polri berpotensi menjadi subordinat kepentingan politik sektoral.
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved