Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menyatakan bahwa empat pekerja Tower BTS Telkomsel yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua telah dibebaskan. Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengonfirmasi bahwa para sandera tersebut telah bebas.
Kendati demikian, Ignatius belum dapat menjelaskan lebih lanjut soal proses pembebasan para pekerja tower BTS tersebut.
"Iya benar (telah bebas). Saya masih menunggu update info dari Kapolres Pegunungan Bintang," kata Ignatius saat dihubungi, (14/5).
Ia hanya menjelaskan bahwa saat ini para pekerja tersebut, sudah bersama para warga di distrik Okbab.
Baca juga: Kepolisian Siapkan Berbagai Cara Bebaskan Pekerja Tower BTS dari Sekapan KKB
"Sudah bersama warga distrik Okbab," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah menyiapkan skema evakuasi bagi para pekerja tower BTS yang kini telah bebas.
"Sementara sedang dipersiapkan rencana evakuasi," pungkasnya.
Baca juga: Dua Pekerja BTS yang Disandra KKB Terluka
Kronologi
Diketahui sebelumnya, Polri melalui Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz menyatakan saat ini tengah bekerja untuk menyelesaikan persoalan penyanderaan empat pekerja tower BTS Telkomsel.
Empat pekerja tower BTS sendiri disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan pada hari Jumat (12/5).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengonfirmasi bahwa kelompok KKB yang menyandera empat pekerja tower BTS Telkomsel meminta uang tebusan sebesar Rp500 juta.
“Diketahui KKB mengajukan tuntutan tebusan sebesar Rp 500 juta sebagai syarat pembebasan para sandera. Tuntutan ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang, dan langkah-langkah sedang diambil untuk menangani situasi ini dengan cepat dan mengamankan keselamatan para sandera,” tambahnya.
Meski sudah dibebaskan, Asops kapolri, Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan bahwa pihaknya sampai saat masih berupaya untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut.
"Satgas Damai Cartenz sedang bekerja untuk menyelesaikan, perlu verifikasi di lapangan," kata Agung saat dihubungi Sabtu (13/5).
(Z-9)
Peristiwa tragis robohnya beton penyangga tower provider terjadi di Kavling Bumi Indah, Desa Karangsatria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Senin, 27 Januari 2025.
Peristiwa bermula pada Senin, 27 Januari 2025 sekiranya pukul 10.00 WIB. Berikut kronologi lengkap robohnya beton penyangga tower provider di Bekasi
Kontribusi pendapatan dari bisnis fiber optik hingga saat ini, membuat perseroan meyakini lini usaha ini bakal memiliki prospek.
Presiden Joko Widodo bertolak ke Sulawesi Utara untuk meresmikan BTS 4G Bakti dan pengoperasian satelit Satria-1.
Sopir Sadikin Rusli menjadi salah satu dari dua saksi yang diperiksa Kejaksaan Agung dalam kasus tower BTS Kemenkominfo.
Kejaksaan mengatakan Achsanul Wosasi dan Sadikin Rusli menerima uang untuk mengintervensi hasil audit BPK terhadap proyek tower BTS 4G.
Melalui program tanggung jawab sosial (CSR) 'Telkomsel Siaga Melayani Sepenuh Hati' pada momen menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (nataru) 2025/2026.
OPERATOR seluler memastikan momen kebersamaan digital masyarakat tidak terganggu oleh lonjakan trafik data yang luar biasa, saat Natal 2025 dan Tahun baru 2026 (Nataru).
Telkomsel memberikan bantuan kepada korban bencana alam melalui Paket Siaga Peduli.
Paket Siaga Peduli Telkomsel adalah program khusus yang dirancang untuk membantu pelanggan Telkomsel yang terdampak bencana alam.
Telkomsel menawarkan Paket Siaga Peduli bagi para pelanggan yang berada di wilayah terdampak bencana.
Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki Hamsat Bramono kemarin menyampaikan rasa yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved