Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SAHABAT Ganjar yang merupakan salah satu relawan terbesar Ganjar Pranowo dan yang pertama diterima secara resmi di Kantor DPP PDI Perjuangan.
Sahabat Ganjar juga mendukung penuh langkah PDI Perjuangan membentuk Desk Khusus Kerja Sama dengan menyerahkan 5 Juta KTP dukungan yang diberikan secara langsung pada ke Kantor PDI Perjuangan pada Selasa (9/5).
Terbentuknya desk strategis ini sendiri dibentuk sesuai dengan arahan yang diberikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Baca juga: Posko Pemenangan DPP Sahabat Ganjar Diluncurkan untuk Hadapi Pilpres 2024
Desk strategis ini dibentuk agar bisa mengkoordinasi dan kerja sama antar relawan-relawan pendukung Calon Presiden Ganjar Pranowo berjalan dengan baik.
Terima Kedatangan Relawan Sahabat Ganjar
Desk Khusus PDI Perjuangan menerima kedatangan Relawan Sahabat Ganjar dalam mendukung Ganjar Pranowo dengan memberikan 5 juta KTP.
Kedatangan Sahabat Ganjar di Kantor DPP PDI Perjuangan disambut terbuka oleh Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga PDI Perjuangan, Eriko Sotarduga.
Baca juga: Sahabat Ganjar Gelar Konsolidasi Akbar Bersama Ganjar Pranowo
"Kita terima sekarang, dan mari berjuang bersama-sama untuk memenangkan Mas Ganjar Pranowo. Saya juga sudah mendengar, bahwa Sahabat Ganjar ini ada di 34 Provinsi," ungkap Eriko.
Eriko juga menegaskan, untuk Sahabat Ganjar di Jakarta berfokus untuk memenangkan Ganjar di Ibu Kota, untuk didaerah itu adalah tugas Sahabat Ganjar disetiap daerahnya.
"Kita jangan muluk-muluk, untuk kita di Jakarta ya menangkan Mas Ganjar di Jakarta, untuk di daerah tugas teman-teman kita di daerah," jelas Eriko.
Baca juga:
Eriko juga menambahkan, untuk memenangkan Ganjar Pranowo tentunya harus memenangkan hati rakyat.
"Mari kita bekerja bersama-sama, kita ketuk rumah yang didepan, kita ketuk rumah yang disebelah kiri, kita ketuk rumah disebelah kanan dan belakang," tandas Eriko.
Selanjutnya, perwakilan DPP Sahabat Ganjar yang diwakili oleh Dewan Penasihat Sahabat Ganjar, Dr Fahlesa Munabari, Wakil Ketua Umum DPP Sahabat Ganjar, Iwan Maulana dan Sekretaris DPP Sahabat Ganjar Indah Cahyani disambut kedatangan mereka dan dipersilakan masuk kedalam DPP PDI Perjuangan sekaligus melakukan perbincangan seputar 5 Juta KTP Dukungan yang dibawa oleh Sahabat Ganjar.
Sahabat Ganjar Siap Menangkan Capres Ganjar
Sebagai relawan Ganjar yang tersebar di 34 Provinsi ini dan menjadi garda terdepan untuk pemenangan Ganjar Pranowo 2024, Sahabat Ganjar bersiap untuk bergotong royong untuk memenangkan Gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut.
Terbukti dengan, penyerahan lima juta KTP dukungan dilakukan serentak di 34 Provinsi dan kota lainya seperti, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jakarta dan masih banyak lagi.
Baca juga: Pengamat Nilai Erick Thohir Representasi Suara NU di Pilpres 2024
Dewan Penasihat Sahabat Ganjar Fahlesa Munabari mengungkapkan mendukung setiap langkah yang dilangsungkan oleh PDI Perjuangan untuk memenangkan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 dengan memberikan 5 Juta KTP dukungan kepada pihak PDI Perjuangan.
"Point pentingnya adalah bahwa kita ingin tunjukkan kalau dukungan masyarakat akar rumput terhadap pak Ganjar Melalui Sahabat Ganjar itu nyata," ungkap Fahlesa.
"Kita memberikan 5 Juta KTP dukungan se-Indonesia kepada pihak partai sebagai bukti Sahabat Ganjar bukan organisasi relawan yang main main, hari ini timbul tapi besok tenggelam," jelas Fahlesa.
Adapun 5 Juta KTP dukungan yang didapat oleh Sahabat Ganjar ini lewat berbagai rangkaian kegiatan dan event-event yang diselenggarkan di kota-kota se-Indonesia.
Baca juga: Alasan Demokrat Tolak Wacana PKS Sandiaga Cawapres Anies
Kegiatan tersebut meliputi Ganjar Pranowo Festival, Pesta Rakyat Ganjar Pranowo, sampai kegiatan-kegiatan sosial yang dikemas dengan sangat kreatif.
Fahlesa Munabari menambahkan, penginputan KTP dukungan dilangsungkan dengan cara yang canggih. Karena sudah menggunakan aplikasi digital bernamakan Sahabat Ganjar.
"Sebagai relawan Ganjar yang melek dengan dunia digital, setiap kegiatan kita melaksanakan penginputan menggunakan aplikasi Sahabat Ganjar. Hal tersebut untuk mempermudah kita sebagai relawan melakukan pendataan kepada masyarakat yang mendukung Ganjar Pranowo," tandas Fahlesa.
Seperti diketahui, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden Indonesia pada Jumat (21/4) di Museum Batu Tulis, Bogor. (RO/S-4)
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
KETUA DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD berpeluang dibahas pada rapat kerja nasional (rakernas).
Risma menuturkan, para sopir ambulans kerap bekerja tanpa hari libur, bahkan tetap mengantar pasien pada hari Minggu maupun dini hari.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning Proletariyati, mengeklaim bahwa hanya PDIP yang memiliki Badan Penanggulangan Bencana (Baguna).
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved