Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BUAH manis dari Program Jumat Curhat yang dicanangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit mulai terasa. Apresiasi datang dari warga hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas program yang berhasil menyerap aspirasi, masukan, saran, kritikan dan keluhan.
"Secara umum Program Jumat Curhat ini merupakan salah satu respon Polri terhadap instruksi Presiden Jokowi untuk terus meningkatkan kepercayaan Publik terhadap institusi yang sempat menurun cukup signifikan beberapa waktu yang lalu," kata Kadiv TIK Polri Irjen Slamet Uliandi, selaku Kaposko Presisi, Kamis (13/4).
Slamet menjelaskan program ini juga telah semakin mendekatkan anggota kepolisian dengan masyarakat. Dengan berbagai dampak positif yang bisa dirasakan baik masyarakat dan institusi Polri.
Seperti halnya masyarakat bisa mempermudah mendapatkan akses langsung untuk menyampaikan permasalahan dan keluhan kepada Polri dan langsung mendapatkan respons.
"Sebagai contoh adalah lokasi penjualan miras ilegal dan tempat yang digunakan berkumpulnya remaja yang dinilai dapat mengganggu harkamtibmas di wilayah hukum Polrestro Depok serta dapat terungkap. Membuat masyarakat menjadi lebih dekat dengan anggota Polri," jela Slamet
Sementara dampak bagi Polri, lanjut Slamet, yang telah menjalankan program Jumat Curhat berhasil mendapatkan informasi yang aktual tentang gangguan kamtibmas langsung dari masyarakat.
"Polri juga lebih mudah mendapatkan feedback untuk peningkatan pelayanan publik. anggota Polri menjadi lebih peka dan responsif terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat," tuturnya.
Adapun dari berbagai pelaksanaan Jumat Curhat, telah bisa dipetajan beragam keluhan yang kerap diajukan masyarakat. Seperti, harapan respons cepat dari kepolisian terkait permasalahan sosial, tidak harus viral dulu baru ditanggapi dengan cepat.
Kemudian pertanyaan mengenai prosedur dan alur mekanisme pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM); Pengaduan tentang maraknya kejahatan jalanan seperti premanisme jalanan, pencurian, perampokan yang meresahkan masyarakat.
"Sampai, pengaduan tentang banyaknya kenakalan remaja yang terjadi antara lain konsumsi miras, penyalahgunaan narkoba, balap liar dan penggunaan knalpot brong," tuturnya.
Sehingga, Slamet menambahkan, program Jumat Curhat sampai sekarang masih tetap berlangsung dengan komando dan pengawas langsung darinya selaku Kepala Tim Posko Presisi Polri.
"Ya, dipastikan berjalan dikarenakan jajaran Polda, Polres dan Polsek setiap minggunya mengirimkan laporan ke Posko Presisi serta dilakukan anev secara berkala," kata dia.
Selain itu program Jumat Curhat juga tengah diperkuat agar bisa melayani masyarakat lebih baik lagi. Salah satunya dengan membuka ruang baru komunikasi melalui pemanfaatan media sosial dalam bentuk Jumat Curhat Online.
"Selain itu kami juga terus memperkuat sosialisasi program jumat curhat pada level Polda, Polres dan Polsek dengan harapan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini dapat ditingkatkan," tuturnya.
Sebelumnya, disebut bila Presiden memberikan apresiasi ataa program Jumat Curhat yang dicanangkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk terus dilanjutkan dan ditingakatkan.
"Ini diatensi sekali dan mendapatkan banyak apresiasi bahkan bapak Presiden memanggil langsung Bapak Kapolri untuk memberikan apresiasi ini dan dilanjutkan perintah presiden dan ini kita lanjutkan di 2023 ini," ujar Wakaposko Presisi Polri Kombes Pol Indarto di acara diskusi publik beberapa waktu lalu.
Indarto menjelaskan, awalnya program Jumat Curhat dilaksanakan oleh salah satu polres dan berjalan dengan baik dan efektif. Program tersebut diadopsi oleh Polri sehingga semua Kapolda dan Kapolres diharuskan melaksanakan Jumat Curhat. (H-3)
Hasilnya, enam anggota satuan pelayanan markas Mabes Polri ditetapkan sebagai terduga pelanggar atas nama Brigadir IAM, Bripda JLA, Bripda RGW, Bripda IAB, Bripda BN, Bripda AM.
Polri tidak ingin terburu-buru menetapkan regulasi baru yang diberlakukan secara nasional.
Polri mengakui ada anggota yang Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Anggota tersebut langsung diberikan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau dipecat.
Ulama kondang Ustad Abdul Somad menegaskan pentingnya menjaga toleransi beragama di Indonesia. Hal itu disampaikan saat UAS, sapaannya, memberikan ceramah di Mabes Polri
Bareskrim Polri menetapkan 9 tersangka kasus pembobolan rekening dormant senilai Rp204 miliar di salah satu bank pemerintah Jawa Barat.
Polri tangkap 295 anak dalam kasus kerusuhan di 15 Polda. Sebanyak 68 anak tidak diproses hukum, sementara ratusan pelaku dewasa tetap disidik.
Lembaga think tank Rumah Politik Indonesia (RPI) mengungkapkan optimismenya terhadap transformasi besar yang akan dialami Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta anggota Polri tidak baper dan merespons cepat aduan masyarakat agar stigma no viral no justice tidak berulang.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf karena kinerja Polri dinilai masih jauh dari kesempurnaan dalam Rilis Akhir Tahun 2025.
Menurutnya, pengabdian Banser tidak hanya berhenti pada aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan, solidaritas sosial, dan pelayanan publik.
Listyo menilai perpol itu sejakan dengan putusan MK. Eksekutif terkesan mengabaikan Polri duduki jabatan sipil. Polisi yang menduduki jabatan sipil harus pensiun dini.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang berencana menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) guna menyelesaikan polemik Perpol Nomor 10 Tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved