Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Partai NasDem tidak khawatir dengan upaya Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang masih terus mencoba mengambil alih Partai Demokrat. Wakil Sekretaris Jenderal Partai NasDem Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis Hermawi Taslim menganggap langkah tersebut tidak akan berimbas pada Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
"Poin saya, tidak perlu dikawatirkan berlebihan," ujar Hermawi saat dihubungi, Rabu (5/4).
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa polemik Partai Demokrat tidak berimplikasi pada NasDem yang berada dalam satu poros untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Langkah hukum itu harus dimaknai hal biasa.
Baca juga: Ketua Partai Demokrat se-Indonesia Tolak Kubu Moeldoko
"NasDem tidak memiliki kekawatiran sedikit pun karena Nasdem bukan pihak dalam perkara itu. Jadi tidak akan ada implikasi apapun terhadap Nasdem. Kedua, NasDem berkoalisi dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bukan terhadap perorangan. Upaya hukum PK ini harus dimaknai biasa-biasa saja," jelasnya.
Hermawi menekankan bahwa PK adalah upaya hukum luar biasa yang sah dan sesuai dengan hukum acara. Umumnya, lanjut dia, para pihak yang berperkara cenderung berusaha menggunakan semua hak yang disediakan.
Baca juga: NasDem dan Demokrat Kompak Promosikan Anies Baswedan
"Jadi apa yang dilakukan oleh Moeldoko cs adalah usaha yang biasa saja, sesuatu yang tidak perlu dikawatirkan secara berlebihan oleh pihak manapun. Risiko berperkara adalah kalah dan menang, tidak ada seri," ujar Hermawi.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan Moeldoko dan kawan-kawan masih berambisi merebut Partai Demokrat. Hal itu terbukti dengan adanya pengajuan PK di Mahkamah Agung.
"Sebulan lalu, tepatnya tanggal 3 Maret 2023, kami menerima informasi bahwa Kepala Staf Presiden Moeldoko dan Dokter Hewan Jhoni Allen Marbun masih mencoba-coba untuk mengambil alih Partai Demokrat," kata AHY dalam konferensi pers di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Senin (3/4). (Z-11)
Moeldoko menuturkan bahwa film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih juga menunjukkan pentingnya keberanian dalam memilih.
Harapan sekaligus pernyataan ini mempertegas pandangan bahwa film Indonesia tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana hiburan semata. Namun, bisa lebih dari itu.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengatakan bahwa penyalahgunaan kekusaan merupakan dosa besar. Itu disampaikan menyinggung oknum penguasa.
Kantor Staf Presiden melalui Indonesia Future Network mengumpulkan 20 tokoh muda energi dan iklim dari berbagai latar belakang untuk membahas krisis energi dan iklim.
Tidak ada cara-cara instan dalam membina atlet. Karena itu, harus ada keberlanjutan pembinaan yang menyeluruh dan usaha-usaha yang gigih dari seluruh pihak.
KEPALA Staf Kepresidenan, Moeldoko menggelar rapat koordinasi bersama Tim Ekonomi Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
AHY menegaskan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang merata agar manfaat pembangunan dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), melakukan kunjungan kerja intensif ke Kabupaten Aceh Tamiang.
MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengungkapkan pemerintah akan membentuk Komite Nasional utang Kereta Cepat.
SBY menyatakan bahwa kendali kepemimpinan Partai Demokrat sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa, dalam menghadapi bencana banjir Sumatra yang begitu masif, seluruh elemen pemerintah wajib bergerak cepat dan tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved