Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGLIMA Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengingatkan perlu evaluasi kinerja, baik di home base maupun daerah operasional. Sehingga dapat dibenahi pada pelaksanaan Progja dan anggaran Kostrad TA 2023.
“Kostrad memiliki nama besar dan tiap-tiap Satjar Kostrad memiliki sejarah. Agar dapat mencintai suatu satuan, setiap prajurit harus mengenal sejarah satuannya, sehingga rela dan ikhlas berbuat yang terbaik dan tidak akan mempermalukan nama Kostrad,” ujar Pangkostrad saat membuka Rapat Pimpinan dan Apel Komandan Satuan (AKS) Kostrad TA 2023 di Markas Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/3).
Rapim yang berlangsung 15-17 Maret 2023 ini mengusung konsep kekeluargaan, sehingga bisa saling mengenal dan kompak. Diharapkan mendapat pengetahuan dan pengalaman dengan saling bertukar pikiran, sebagai bekal meningkatkan kemampuan dan pengetahuan prajurit untuk siap melaksanakan tugas pokok.
Baca juga: Lemhanas: Indonesia Bisa Belajar dari Operasi Udara dan Laut Rusia
Rapat Pimpinan dan Apel Komandan Satuan Kostrad TA 2023 mengandung dua tema berbeda. Rapat Pimpinan bertema “Kostrad Patriot NKRI Yang Profesional, Siap Mendukung Pembangunan Nasional,” bertujuan mengevaluasi Progja dan Anggaran Kostrad TA 2022 serta mensosialisasikan Program dan Kegiatan Prioritas TA 2023.
Memberi informasi aktual tentang tantangan yang dihadapi dan kondisi menonjol berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas Kostrad TA 2023 dan mensosialisasikan Pokok-Pokok Kebijakan Pangkostrad TA 2023. Sehingga dapat meningkatnya akuntabilitas dan kinerja Kostrad dan jajaran dalam melaksanakan Progja dan Anggaran Kostrad TA 2023.
Baca juga: Vonis Bebas Terdakwa Kanjuruhan, Pakar Hukum: tidak Terdapat Sebab Akibat
Sedangkan untuk Apel Dansat Kostrad TA 2023 mengangkat tema “Meningkatkan Kemampuan Dansat Guna Mewujudkan Profesionalisme Prajurit Kostrad sebagai Patriot NKRI Dalam Rangka Mendukung Keberhasilan Tugas Pokok Kostrad”. Tema tersebut dinilai sangat tepat dengan tujuan untuk menyamakan persepsi Dansat Kostrad dalam melaksanakan tugas pokok secara adaptif, profesional, modern dan tangguh guna meningkatkan kemampuan operasional satuan Kostrad.
Sasaran dilaksanakan Apel Komandan Satuan Kostrad ini agar terwujudnya kesamaan persepsi Dansat dalam meningkatkan dan mengembangkan Pembinaan Satuan (Binsat). Diharapkan tercipta kesiapan operasional satuan dan kesejahteraan prajurit Kostrad, terwujudnya peningkatan kemampuan kepemimpinan Dansat Kostrad yang adaptif, profesional, modern dan tangguh dalam menghadapi tantangan tugas ke depan serta terwujudnya peningkatan Pembinaan Teritorial (Binter) satuan dalam mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat. (Z-3)
RATUSAN prajurit TNI di bawah komando Kodam XXIV/Mandala Trikora Papua Selatan dipastikan tetap bersiaga di pos masing-masing dan memilih tidak mudik pada Idulfitri 1447 Hijriah.
KASUS penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus didesak agar dibawa ke peradilan militer karena melibatkan anggota TNI sebagai pelaku.
PUSAT Bantuan Hukum Asosiasi Advokat Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membentuk tim pencari fakta kasus penyiram air keras Akivis Kontras, Andrie Yunus
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Margarito menekankan bahwa dalam negara hukum demokratis, aspek utama yang harus dijunjung adalah profesionalisme aparat penegak hukum.
Kementerian HAM mengatakan kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus memiliki dimensi strategis, menjadi perhatian luas publik sekaligus sorotan internasional
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved