Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Andi Wijayanto mengatakan Indonesia bisa mempelajari operasi udara dan laut yang dilakukan Rusia guna mempertahankan wilayah. Dalam perang melawan Ukraina, Rusia menerapkan titik-titik serangan yang dilakukan menggunakan rudal atau senjata hipersonik yang tidak bisa ditangkal.
“Kita bisa mempelajari daya jangkau dan serangan artileri dan rudal Rusia,” ujar Andi dalam webinar yang diselenggarakan oleh Laboratorium Indonesia 2045 (Lab45) di Jakarta, Rabu (15/3).
Sementara, ia melihat operasi laut Negeri Beruang Merah tidak terlalu signifikan sampai November 2022.
“Kita sudah bisa melihat kemungkinan-kemungkinan pergerakan Angkatan Laut Rusia yang nanti mengarah kepada pengepungan pelabuhan terbesar di Ukraina di Odesa,” tuturnya.
Selaras dengan Andi Wijayanto, Kepala Staf Komando Operasi Udara Nasional Marsekal Muda TNI Jorry Koloay juga berpandangan banyak pelajaran yang bisa diambil dari operasi udara pada konflik Rusia dan Ukraina.
Seperti penguasaan teknologi kedirgantaraan, pengembangan latihan yang kompleks, penggunaan sistem senjata presisi, serta pengintegrasian sistem komando kendali yang kuat menjadi kekuatan utama keunggulan di udara.
“Konsep multidomain operations menggabungkan konsep operasi udara, informasi, dan siber. Konsep perang udara modern dalam operasi gabungan pada kampanye militer melalui pengembangan doktrin, taktik, dan strategi,” tutur Jorry.
Dari sisi operasi laut, Kepala Staf Komando Armada RI Laksamana Muda TNI Didong Rio Duta menuturkan itu sangat membutuhkan perlindungan udara secara mutlak. Selain itu, diperlukan juga penguasaan teknologi mutakhir, seperti AI dan cloud oleh prajurit.
Didong menekankan pentingnya pertahanan laut Indonesia yang didasarkan pada strategi multilayered defense, seperti yang bisa diamati dalam perang Rusia-Ukraina, yang terdiri atas penangkalan, pertahanan berlapis, dan pengendalian laut.
“Perang konvensional antarnegara masih sangat relevan terjadi. Untuk itu, Indonesia tidak boleh menjadi sekadar objek dari kekuatan besar. Indonesia perlu secara konsisten membangun kapabilitas militer dan nonmiliter,” jelas Didong. (Ant/Z-11)
Tragedi pesawat medis Angkatan Laut Meksiko jatuh di Galveston Bay, Texas. Lima orang tewas, termasuk anak berusia 2 tahun, di tengah kabut tebal.
Sekjen NATO Mark Rutte menyindir kapal selam Rusia yang dikabarkan bermasalah di Laut Inggris, menyebutnya seperti “berburu montir terdekat”.
Inggris mengamankan kontrak ekspor kapal perang sebesar £10 miliar untuk memasok sedikitnya lima fregat Type 26 ke Angkatan Laut Norwegia.
Kondisi geopolitik yang terus memanas menuntut Indonesia untuk segera berbenah memperkuat sistem pertahanan, khususnya di laut.
Dua orang tewas dan 19 lainnya terluka setelah kapal layar Cuauhtémoc milik Angkatan Laut Meksiko menabrak Jembatan Brooklyn pada Sabtu malam.
Kapal layar milik Angkatan Laut Meksiko menabrak dasar Jembatan Brooklyn di New York, menyebabkan 3 orang dalam kondisi kritis dan 17 lainnya terluka.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Kirsty Coventry, salah satu petinggi IOC, menekankan pentingnya mengembalikan olahraga ke khitahnya sebagai ruang netral yang tidak terjamah oleh kepentingan politik praktis.
Rusia kecam pembunuhan Seif al-Islam Khadafi. Kematian putra Muammar Khadafi ini dinilai mengancam rekonsiliasi dan stabilitas politik di Libia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved