Jumat 24 Februari 2023, 20:22 WIB

Golkar Dituntut Majukan Kader dalam Pilpres 2024

Mediaindonesia | Politik dan Hukum
Golkar Dituntut Majukan Kader dalam Pilpres 2024

ANTARA FOTO/Andri Saputra
Kader Partai Golkar

 

KETUA DPD Golkar Jawa Timur, Sarmuji, mengatakan ‘mesin Golkar; sudah berjalan di Jawa Timur,  untuk memenangkan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Bahkan sosialisasi yang dilakukan Golkar di Jatim, sampai ke tingkat desa. 

Dia mengatakan, Airlangga memiliki kelebihan sebagai Capres. “Pak Airlangga punya kelebihan dibandingkan sosok yang saat ini beredar yaitu kapasitas teknokratis nya di atas rata-rata. Hal itu ditunjukkan dari keberhasilan sebagai Ketua KPC PEN yang menempatkan Indonesia sebagai negara yg berhasil mengatasi dampak Corona dan pulih lebih cepat dibandingkan dengan negara lain,” jelas Sarmuji.

Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo menilai pernyataan Golkar Jatim cukup beralasan meningat perkembangan dinamika politik saat ini yang sudah mulai mengerucut pada pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). 

"Jangan sampai Golkar ketinggalan kereta. Nanti dalam komposisi 2 atau 3 pasang capres-cawapres, jangan sampai tidak ada kader Golkar. Itu yang menjadi bayang-bayang Golkar sebagai partai besar," terang Ari.

Terbaru, PKS juga telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres yang nantinya akan diusung bersama anggota Koalisi Perubahan.

Selain itu, Ari menerangkan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang mengutamakan basis politik gagasan dan ide patut untuk segera mendeklarasikan pasangan capres-cawapres. Mengingat tujuan KIB adalah untuk meneruskan legasi Presiden Joko Widodo.

"Kalau dari awal KIB ini meneruskan legasi Jokowi, dia tidak mungkin bergabung dengan Koalisi Perubahan. Itu membuat demarkasi politik yang jelas," sambungnya.

Sebagai partai 3 besar, Golkar akan mempertaruhkan harga diri politiknya jika hanya menjadi penonton dalam bursa Capres-cawapres 2024. Di sisi lain, dinamika pencalonan semakin mengerucut ke pasangan capres-cawapres. Oleh sebab itu, Ari menegaskan Golkar perlu segera menyiapkan strategi jitu untuk bursa capres-cawapres.

Baca juga: KIB belum Umumkan Capres, Golkar: Semua akan Indah pada Waktunya

"Kader partai dalam posisi capres atau cawapres akan memberikan efek elektoral ke partai politik. Jangan sampai bursa capres-cawapres tidak memberikan efek elektoral pada partai," tambahnya.

Ari juga mengungkapkan Golkar juga harus menjadikan efek ekor jas dalam bursa Pilpres 2024 untuk memaksimalkan potensi kemenangan partai berlambang pohon beringin itu. Pemilu 2024 tidak semata untuk mengejar kemenangan pileg, tetapi juga memperoleh keuntungan dari efek ekor jas dari pencapresan kader.

"Walaupun pertimbangan utamanya adalah elektabilitas partai di pemilu legislatif, tapi pemilu presiden harus memberikan impact pada Pilegnya. Apapun partai harus memperoleh kemenangan maksimal di Pemilu 2024," pungkasnya.

Jokowi

Sementara itu, Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komaruddin mengatakan, partai manapun akan mencoba menang di kantong kantong suara, seperti di Jawa Timur. 

“Nah kita tahu dimana banyak pemilih, menjadi  wilayah strategis maka parpol akan mati matian, untuk bisa menang. Jatim strategis karena pemilihnya nomor dua terbesar se-indonesia, suka tidak suka, capres cawapres dan parpol akan menggarap Jatim sebagai basis masa dukungan,“ jelas Ujang hari ini (24/5).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menambahkan, Golkar memiliki peluang untuk berjaya di Jatim, salah satunya karena memiliki kader yang populer, yaitu mantan gubernur Soekarwo. 

“Dengan Pakde karwo masuk sedikit banyak berpengaruh, karena Pakde Karwo kan mantan gubernur 2 periode, ada pengikut, ada pasukan, yang bisa jadi jumlahnya besar, pengaruh juga tinggi di Jatim, sedikit banyak akan membantu Airlangga menaikkan elektabilitas Airlangga di Jatim,” ungkap Ujang. 

Di Partai Golkar, Pakde Karwo menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar.

Berdasarkan Munas Partai Golkar, Ketum Airlangga adalah Capres dari Golkar. Diharapkan, Airlangga bisa menjadi Capres Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), tempat Golkar bernaung. Menurut Ujang, tiket capres KIB ada di tangan Presiden Joko Widodo. 

“Tergantung jokowi tiketnya akan diberikan ke siapa. Saya melihat kans Airlangga sebagai Capres KIB masih ada. Namun kita lihat perkembangannya, apakah Airlangga bisa jadi capres KIB atau yang lain, karena proses politik dinamiknya begitu cepat dan selalu berubah,” tandas Ujang.(RO/OL-4)

Baca Juga

Antara

KPU Loloskan Syarat Verifikasi Administrasi Partai Prima

👤 Tri Subarkah 🕔Sabtu 01 April 2023, 19:47 WIB
KPU Loloskan Syarat Verifikasi Administrasi Partai...
Antara/Adeng Bustomi

Bawaslu Mesti Pastikan KPU Hapus Data 94 Ribu Anak di Bawah Umur dari Daftar Pemilih

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 01 April 2023, 19:25 WIB
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta KPU dan Bawaslu memastikan Pemilu 2024 bebas penyalahgunaan anak, termasuk manipulasi...
ANTARA

Kiprah dan Prestasi Erick Thohir Dorong Kandidasi Cawapres

👤Widhoroso 🕔Sabtu 01 April 2023, 19:15 WIB
Erick Thohir menjadi kandidat kuat sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada pilpres 2024 mendatang....

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya