Selasa 24 Januari 2023, 16:17 WIB

Polisi Bongkar Makam Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Polisi Bongkar Makam Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs

Antara
Ilustrasi petugas memasang garis polisi.

 

PENYIDIK Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar makam Siti, yang merupakan salah satu korban pembunuhan berantai oleh Wowon Erawan alias Aki cs.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ) AKBP Indriwienny Panjiyoga mengatakan pembongkaran makam tenaga kerja wanita (TKW) itu dilakukan di Garut, Jawa Barat, pada Selasa (24/1) ini.

"Iya, pagi ini (makam Siti dibongkar) di Garut," kata Panjiyoga saat dihubungi, Selasa (24/1).

Baca juga: Pembunuhan Berantai, Tetangga di Cianjur Selamat setelah Diracun

Adapun pembongkaran makam Siti dilakukan untuk kepentingan autopsi. Diketahui, pembongkaran makam atau ekshumasi dilakukan demi keadilan oleh pihak berwenang. 

Hal ini dilakukan untuk identifikasi forensik yang disebabkan oleh proses kematian tidak natural dan dikuburkan sebelum dilakukan autopsi. Diketahui, Siti merupakan satu dari sembilan korban dalam kasus pembunuhan berantai tersebut.

Kepala Bidang Humas PMJ Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut Siti dijanjikan oleh Wowon akan mendapatkan kekayaan, dengan iming-iming menggandakan uang melalui kekuatan supranatural.

Baca juga: Tersangka Pembunuhan Berantai Miliki 6 Istri, 3 Jadi Korban

Siti kemudian menagih janji dari Wowon soal penggandaan uang. Wowon menyampaikan kepada Siti bahwa uang tersebut bisa diambil di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Lalu, Wowon meminta Noneng, yang juga menjadi korban pembunuhan, untuk membawa Siti ke Mataram. Dalam perjalanan di Surabaya, Siti kemudian dibunuh dengan cara didorong ke laut di Surabaya.

Jasad Siti ditemukan oleh warga. Setelah itu, Siti dibawa ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat, untuk dimakamkan.(OL-11)
 

Baca Juga

medcom.id/Fachri Audhia H

Kutip Pesan Eks Jaksa Agung, Bharada E Minta Hakim Tolak Replik JPU

👤Fachri Audhia H 🕔Kamis 02 Februari 2023, 22:50 WIB
Kubu Bharada E meminta majelis hakim untuk mengabulkan pleidoinya. Sebab, replik jaksa dinilai tak didukung argumentasi yuridis yang...
Dok.MI

Poros Koalisi Masih Bisa Berubah

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 02 Februari 2023, 21:50 WIB
Pertemuan Ketum Airlangga dan Ketum Surya Paloh, Dedi melihat dengan pertemuan kedua partai, membuka peluang untuk...
Antara/Asprilla Dwi Adha

Komnas HAM Diminta Lihat Langsung Kondisi Lukas di Tahanan

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Kamis 02 Februari 2023, 21:45 WIB
"Kami sangat kecewa karena Komnas HAM hanya selesai berkoordinasi dengan KPK tanpa melihat langsung kondisi Lukas di Rutan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya