Rabu 18 Januari 2023, 17:10 WIB

Alex Bonpis Edarkan Sabu dari Irjen Teddy Minahasa

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Alex Bonpis Edarkan Sabu dari Irjen Teddy Minahasa

Antara
Mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa yang terjerat kasus narkoba.

 

PIHAK kepolisian mengungkapkan aliran peredaran narkoba jenis sabu dari mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa hingga ke bandar narkoba bernama Alex Bonpis di Kampung Bahari, Jakarta.

Sebelumnya, Alex Bonpis ditangkap di kawasan Cikampek pada Selasa (17/1) kemarin. Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Andi Oddang mengatakan sabu itu awalnya diserahkan Teddy ke mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara. 

Kemudian, pasokan sabu itu terus beralih hingga bermuara ke Alex Bonpis. "Setelahnya turun ke saudara Arief, Arief ke Linda, Linda turun ke Kasranto, turun ke Janto. Nah, Janto inilah yang melempar barang kepada Alex Bonpis," jelasnya saat dihubungi, Rabu (18/1).

Baca juga: Tersangka di Kasus Narkoba Irjen Teddy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Oddang menyebut sabu yang berasal dari Irjen Teddy terakhir berada di tangan Alex Bonpis. Namun, penyidik masih mendalami keberadaan bandar narkoba selain Alex Bonpis. Pihaknya tidak menutup kemungkinan masih adanya bandar lain.

"Sementara dari hasil keterangan, untuk bandar lain terkait kasus Irjen TM masih di Alex. Tapi, nanti tidak menutup kemungkinan dari keterangan Alex, apakah itu barang dia langsung jual, atau dia melempar lagi ke bandar lain," imbuh Oddang.

Pihaknya juga masih mendalami keterangan Alex Bonpis terkait berapa lama menjadi bandar narkoba. Serta, keuntungan yang diperolehnya dari penjualan barang haram tersebut.

Baca juga: Polri Siap Pecat Anggota yang Terlibat Kasus Narkoba

"Masih dalam proses pemeriksaan. Nanti dari sini muncul berapa lama," pungkasnya.

Sebelumnya, Teddy Minahasa ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus peredaran narkoba jenis sabu. Dia diduga mengendalikan peredaran sabu seberat 5 kilogram, yang digelapkan dari barang bukti pengungkapan kasus di Polres Bukittinggi.

Adapun Teddy dijerat Pasal 114 ayat 2 sub 112 ayat 2 Jo 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo 55 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal mati dan sekurang-kurangnya 20 tahun.(OL-11)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Ditanya Reshuffle, Jokowi: Yang Pasti Hari ini Rabu Pon

👤 Andhika Prasetyo 🕔Rabu 01 Februari 2023, 11:53 WIB
Presiden Joko Widodo tidak memberikan keterangan terkait rencana perombakan kabinet yang diisukan akan dilaksanakan pada hari...
Dok. Badan Kerja Sama Provinsi Kepulauan

8 Gubernur Sepakat Meneruskan RUU Daerah Kepulauan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 10:26 WIB
Percepatan pengesahannya menjadi UU merupakan upaya untuk menjadikannya sebagai payung hukum bagi pembangunan daerah...
Ist

Menteri yang Bawa ASN Kampanye Bakal Dikenakan Sanksi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 01 Februari 2023, 09:23 WIB
Netralitas ASN semakin jadi perhatian usai MK menerbitkan putusan nomor 68/PUU-XX/2022 yang menyatakan bahwa menteri maju...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya