Jumat 06 Januari 2023, 17:59 WIB

PN Jaksel Sebut Video Viral Pernyataan Hakim Sidang Sambo hanya Editan

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
PN Jaksel Sebut Video Viral Pernyataan Hakim Sidang Sambo hanya Editan

ANTARA/Sigid Kurniawan
Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso (tengah) memimpin sidang kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo.

 

PEJABAT Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Djuyamto mengatakan bahwa video viral yang memperlihatkan Hakim Wahyu Iman Santoso membicarakan kasus Ferdy Sambo tidak menampilkan omongan hakim secara utuh.
 
"Ternyata setelah kami klarifikasi kepada beliau, kepada Pak Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut, (video itu) tidak menampilkan secara utuh pernyataan-pernyataan beliau," kata Djuyamtodi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (6/1).
 
Lebih lanjut, Djuyamto juga menegaskan bahwa video viral tersebut hanyalah merupakan video potongan atau editan.
 
Dalam pernyataan sebenarnya, kata Djuyamto, Hakim Wahyu Iman Santoso berbicara secara normatif menyangkut persoalan ancaman pidana di dalam tindak pidana pembunuhan berencana.
 
"Maka beliau menyebutkan soal ancaman pidananya, yaitu pidana mati, seumur hidup, 20 tahun, itu yang beliau sebutkan sebenarnya dan tidak ada namanya berbicara soal pembocoran putusan, tidak ada," kata  Djuyamto.
 
Selanjutnya, terkait narasi atau caption terkait video yang  menyebutkan adanya pembocoran, Djuyamto menegaskan bahwa itu sama sekali tidak benar dan menyesatkan.


Baca juga: Menkopolhukam: Bocoran Video Diduga Agar Hakim Tidak Vonis Berat Sambo

 
"Karena apa? Persidangan masih berlangsung acara pembuktian dan majelis sama sekali belum membahas soal putusan. Bagaimana mau dibocorkan? Apanya yang mau dibocorkan, ya?" tegasnya.
 
Majelis hakim yang dipimpin oleh Wahyu Iman Santoso, termasuk majelis hakim yang lain terkait dengan perkara Ferdy Sambo ini berupaya dengan sangat sungguh-sungguh dan profesional dalam menemukan kebenaran materiel atau fakta-fakta yang terungkap di persidangan, kata Djuyamto.
 
"Seperti apa? Misalkan, satu contoh kemarin majelis hakim melakukan pemeriksaan setempat kan di TKP di Jalan Saguling maupun Duren Tiga. Artinya apa? Itu salah satu bentuk upaya keras majelis hakim untuk menemukan fakta," kata Djuyamto.
 
Sebelumnya, telah ramai beredar di media sosial mengenai video diduga Hakim Wahyu Iman Santoso yang sedang curhat soal penanganan perkara pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
 
Wahyu Iman Santoso merupakan hakim ketua yang menangani perkara tersebut.
 
Dalam video yang beredar, Wahyu membicarakan mengenai vonis Ferdy Sambo kepada seorang perempuan yang diduga merekam peristiwa tersebut. (Ant/OL-16)
 

 

Baca Juga

dok.mi

Jaksa Bacakan Tuntutan Mantan Ketua Dewan Pembina ACT Hari ini

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Selasa 31 Januari 2023, 07:55 WIB
JAKSA penuntut umum (JPU) akan membacakan tuntutan terhadap mantan Ketua Dewan Pembina Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Novariyadi Imam...
MI/HO

KUHP Baru Wujud Nilai Ke-Indonesia-an dalam Wajah Hukum Pidana

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 07:15 WIB
KEBERHASILAN Pemerintah dan DPR menyusun dan mengundangkan KUHP baru merupakan prestasi yang layak dicatat dengan tinta emas dalam sejarah...
ANTARA/M Risyal Hidayat

Ini Arti Semboyan TNI AL, Jalesveva Jayamahe

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Selasa 31 Januari 2023, 07:15 WIB
Jalesveva Jayamahe merupakan kata yang diambil dari bahasa Sansekerta, yang terdiri dari tiga jumlah kata, yaitu jalesu, eva, dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya