Jumat 06 Januari 2023, 10:25 WIB

PSI : Coblos Partai di Pemilu Menjauhkan Rakyat dari Wakilnya

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
PSI : Coblos Partai di Pemilu Menjauhkan Rakyat dari Wakilnya

Dok PSI
Jubir PSI Cheryl Tanzil

 

PARTAI Solidaritas Indonesia (PSI) menolak perubahan sistem Pemilu dari proporsional terbuka ke proporsional tertutup. Saat ini wacana untuk mencoblos partai di Pemilu 2024, bukan calon legislatif, sedang diajukan melalui judicial review (JR) UU Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Juru Bicara PSI, Cheryl Tanzil mengatakan, pemilu dengan cara menclos partai saja akan menjauhkan rakyat dengan wakil mereka di parlemen.

"Karena rakyat hanya memilih partai dan tidak memilih calon anggota legislatif yang diinginkan," tulisnya melalui akun twitternya @CherylTanzil, Jumat (6/1).

Dengan desain sistem proporsional tertutup, dia menjelaskan, partai berkuasa penuh untuk memilih dan menentukan kader-kadernya yang lolos ke DPR RI dan DPRD. Sehingga rakyat sebagai pemilih tak bisa menentukan wakil mereka sebagai penyampai aspirasi.

"Argumentasi bahwa sistem pemilu terbuka rentan akan money politik & oligarki, juga bukan argumentasi yang tepat. Memindahkan sistem menjadi tertutup, hanya memindahkan lokasi terjadinya money politic dan oligarki," tegasnya.

Untuk itu, Cheryl menerangkan, yang harus dilakukan untuk mencegah hal tersebut adalah memperbaiki serta meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum dalam pelaksanaan pemilu. Bukan serta merta mengganti sistem pemilu.

"PSI mendukung agar Mahkamah Konstitusi bisa tegas menolak gugatan menolak gugatan uji materi atas sistem proporsional terbuka. Apalagi penetapan sistem proporsional terbuka adalah hasil judicial review pada 2009 dan telah dinyatakan sesuai dengan konstitusi," jelasnya.

Dia menegaskan, PSI akan mengajukan diri sebagai pihak terkait dalam uji materi di MK Tujuannya sebagai upaya membatalkan wacana mencoblos partai di Pemilu 2024.

"Kita kawal bersama agar Mahkamah Konstitusi jangan sampai terjebak ikut mengeluarkan keputusan politik, yang harusnya menjadi tugas DPR," pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

ANTARA

Jaksa Menuntut Agus Nurpatria dengan Pidana 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 20 Juta

👤Irfan Julyusman 🕔Jumat 27 Januari 2023, 18:15 WIB
Agus terbukti melakukan tindak pidana yang melakukan, menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan tindak...
DOK MI

PAN Dinilai Siap Pasang Badan Dorong Erick Thohir Jadi Cawapres KIB

👤Widhoroso 🕔Jumat 27 Januari 2023, 18:08 WIB
MENTERI BUMN Erick Thohir diyakini akan diusung oleh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Golkar, PAN dan PPP sebagai calon...
Dok.  MI/ Bary Fathahilah.

ICW Desak DPR dan Pemerintah Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Kades

👤Putra Ananda 🕔Jumat 27 Januari 2023, 17:13 WIB
Berdasarkaan data tren indikasi korupsi yang telah diinvetarisir oleh ICW setiap tahunnya menunjukkan fenomena yang mengkhawatirkan tentang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya