Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) akan menentukan kelanjutan rencana koalisi mereka bersama NasDem dan Demokrat pada akhir tahun 2022. Koalisi tersebut dibentuk untuk mengantar Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024.
"AKhir tahun ini kemungkinan akan dibahas di Majelis Syuro," ujar Juru Bicara PKS, Muhammad Kholid melalui keteranganya di Jakarta, Rabu (30/11).
Majelis Syuro PKS akan mendengarkan terlebih dahulu laporan Wakil ketua Majelis Syura PKS, Mohamad Sohibul Iman. Sohibul merupakan perwakilan PKS di Tim Kecil penggagas Anies Baswedan bersama NasDem dan Demokrat. Selanjutnya Majelis Syuro akan mempertimbangkan laporan tersebut dan mengeluarkan keputusan.
"Ya kalau di Majelis Syura hasilkan keputusan, ya akan diumumkan. Tergantung nanti hasil musyawarahnya," kata dia.
Rencana NasDem, PKS, dan Demokrat mengusung Anies pada Pilpres 2024 semakin intens dilakukan. Selain rutin mengadakan pertemuan, saat ini NasDem diketehaui juga memfasilitasi safari politik Anies ke berbagai daerah.
Baca juga: LSI: AHY Cawapres paling Mampu Menangkan Anies Baswedan
Diketahui dalam waktu dekat Anies akan melanjutkan safari politik ke wilayah Sumatera yang dimulai dari Provinsi Aceh pada 2 hingga 3 Desember mendatang. Berlanjut ke Padang Sumatera Barat hingga Pekanbaru Riau hingga 5 Desember. Setelah itu NasDem akan membawa Anis ke Jayapura dan Makassar pada 10 dan 12 Desember.
"Nanti Insya Allah kita akan ada rencana natal bersama di Papua," kata Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya.
Willy mengungkapkan NasDem memiliki sejumlah strategi dalam mengenalkan Anies. NasDem ingin Anies lebih dikenal di kota-kota kecil di luar Pulau Jawa.
"Ibarat makan bubur kita makan dari yang berada di pinggiran terlebih dahulu. Baru kemudian yang di tengah," terangnya.
Willy mengklaim bahwa strategi tersebut juga diikuti oleh dua partai koalisi pendukung Anies, yaitu PKS dan Demokrat. Karena setiap kunjungan di sejumlah daerah ketiga pengurus partai selalu ikut mendampingi.
"Kalau teman-teman lihat selalu ada pengurus DPD atau DPW dari setiap partai yang mendampingi Pak Anies," terangnya. (OL-4)
Indonesia Muda Bicara direncanakan menjadi agenda rutin bulanan yang dilaksanakan secara luring, serta diperkuat melalui aktivitas di media sosial.
PKS tidak terjebak dalam logika biner antara pilkada langsung atau tidak langsung, melainkan mendorong adanya evaluasi yang berbasis data.
Sekjen PKS Muhammad Kholid menilai kritik Pandji Pragiwaksono lewat stand up comedy sebagai dinamika demokrasi yang wajar dan perlu disikapi jernih.
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Kasus pembunuhan anak di Cilegon, Banten, dipicu motif ekonomi. Pelaku disebut terlilit utang setelah mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto.
Pelaku pembunuhan anak politisi PKS Maman Suherman, ditangkap polisi ketika sedang beraksi melakukan pencurian di sebuah rumah mewah di Cilegon.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Anggota DPR Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa Indonesia kini resmi memasuki babak baru dalam sistem hukum pidana.Hal ini ditandai dengan mulai berlakunya KUHAP baru
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved